Nasionalisme

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip video: Rizal Affandi Nasionalisme, paham yang menghendaki sistem kebangsaan dalam suatu negara. Perwujudan dari golongan yang berpaham Nasionalisme ialah adanya partai-partai yang berpolitik nasional. Bisa dikatakan, Nasionalisme itu ada yang bagus yaitu Nasionalisme Religius, Nasionalisme yang cinta kepada negaranya tapi dalam kejiwaannya, dia sangat agamis sekali. Kalau misalnya dalam Islam…

Dzikir Bersuara Keras di Jaman Nabi

Oleh: KH Luthfi Bashori Siapapun yang mengingkari diperbolehkannya dzikir dengan mengeraskan suara, terutama setelah pelaksanaan shalat fardhu, sebagaimana yang sudah menjadi amaliyah rutinan di kalangan warga Aswaja, maka perlu belajar tentang hadits shahih berikut ini. Sayyidina Ibnu Abbas RA mengutarakan, “Sesungguhnya dzikir dengan mengeraskan suara setelah usai shalat wajib, pernah dilakukan pada zaman Nabi SAW.…

Liberal Berbaju Tarzan

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip video: Rizal Affandi Yang jadi masalah, ini ada kelompok Jaringan Islam Liberal (JIL), mereka mengatakan: “Yang namanya aurat bagi setiap orang itu adalah sesuai dengan kepantasan masyarakat, namanya kearifan lokal. itu saja !" Maka repot juga kalau kita mengatakan: “Setuju”. Semisal, kan masih ada orang-orang yang hidup di hutan belantara,…

Akal dan Rasul

Oleh: KH Luthfi Bashori Akal adalah suatu peralatan rohaniah manusia yang berfungsi untuk membedakan yang salah dan yang benar, serta menganalisis sesuatu yang kemampuannya sangat tergantung luas pengalaman dan tingkat pendidikan, formal maupun informal, dari manusia pemiliknya. Rasul berasal dari kata ar-sa-la artinya mengutus. Rasul adalah seseorang yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan pesan (ar-risalah)…

Doktrinitas Itu Terjadi dalam Bersyariat

Oleh: KH Luthfi Bashori Dalam urusan doktrinitas dalam bersyariat, secara praktek dapat dicontohkan terjadi pada masalah pemakaian (sepatu) khuf. (Sepatu) khuf yang dikenakan oleh Rasulullah SAW terbuat dari kulit yang tipis dan lentur. Mengusap kedua khuf yang dikenakannya itu sebagai ganti membasuh kedua kaki dalam wudhu. Mengusap khuf itu dibolehkan selama tiga hari tiga malam…