Suara Nasional

Goenawan Mohamad ngoceh kecewa terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena belum mendapat jabatan padahal sebagai pendukung utama di Pilpres 2019. "Goenawan Mohamad ngoceh kecewa ke Jokowi karena belum dapat jabatan," kata aktivis politik Rahman Simatupang kepada suaranasional, Kamis (23/1/2020). Menurut Rahman, kekecewaan Goenawan karena pendukung Jokowi lainnya sudah mendapat jabatan baik di pemerintahan maupun komisaris…

Nama baik Lions Club dalam dunia sosial sudah mendunia, namun sayang gegara ada sekelompok provokator politik didalamnya telah mencoreng wadah organisasi ini. Adalah anggota resmi Lions Club melalui akun medsosnya bernama Aoki Vera Kurniawati tanpa tendeng aling-aling menuding Gubernur Anies menumpang acara bagi-bagi telor di kawasan Tanah Merah - Jakarta Utara. Sungguh bila kebencian dan…

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat letoy setelah diseruduk banteng dalam kasus suap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan. Demikian dikatakan pengamat politik Achsin Ibnu Maksum dalam pernyataan kepada suaranasional, Kamis (23/1/2020). "KPK menutupi politikus PDIP Harun Masiku yang terlibat suap terhadap Wahyu Setiawan," jelasnya. Kata Achsin, Ketua KPK Firli Bahuri terlihat tidak berani membongkar keterlibatan politikus…

Pernyataan Menkumham Yasonna Laoly memunculkan kemarahan warga Tanjung Priok karena posisinya bukan akademisi di bidang kriminologi tetapi menteri artinya pemerintah atau mewakili negara. Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle Syahganda Naiggolan, Rabu (22/1/2020). Kemarahan warga Tanjung Priok, kata Syahganda karena Yasonna adalah petinggi PDIP, partai berkuasa. "Yasonna menunjukkan posisi ini ketika terlibat dalam pembentukan…

Jaringan khilafah katolik punya pengaruh di kekuasaan Joko Widodo (Jokowi). Jaringan ini punya think-thank CSIS yang kantornya di Tanah Abang, Jakarta. Demikian dikatakan pengamat politik Muhammad Huda dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (22/1/2020). "Vatikan mirip sistem khilafah yang mempunyai perwakilan setiap negara dan sifatnya independen," ungkapnya. Kata Huda, khilafah katolik ini bukan hanya bergerak di…

Dinasti Joko Widodo (Jokowi) bukan kaleng-kaleng karena mendapatkan dukungan dari pendukungnya yang militan. Demikian dikatakan aktivis politik Rahman Simatupang dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (22/1/2020). "Anak Jokowi Gibran dan menantunya Bobby diperkirakan menjadi kepala daerah," ungkapnya. Kata Rahman, Jokowi membangun dinasti agar tetap eksis di dunia politik. "Jokowi perlu pengaruh di perpolitikan Indonesia setelah tidak…

Indonesia bisa menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) China Raya. "Saya melihat Indonesia bisa menjadi NKRI China Raya," kata Ki Gendeng Pamungkas kepada suaranasional, Rabu (22/1/2020). Menurut Ki Gendeng, indikasi Indonesia menjadi NKRI China Raya terlihat semua kebijakan menguntungkan negeri Tirai Bambu. "Walaun diprotes rakyat Indonesia, kebijakan yang menguntungkan China terus berjalan," ungkapnya. Kata Ki…

Sutradara Fajar Nugros mengkritik keras Rezim Joko Widodo (Jokowi) yang dituding membodohi rakyatnya. "Lha dibodohi terus sama rezim ini kayak kita ngga sekolah aja. Kalo dibodohi sama org pinter okelah..," kata Fajar di akun Twitter-nya @fajarnugros. Fajar mengatakan, rakyat harus bersuara atas kelakuan Rezim Jokowi membodohi warganya. "Lama2 kita kayaknya harus berani bersuara lebih keras…

Ketua KPK Firli Bahuri yang memasak nasi goreng untuk Dewan Pengawas KPK dan wartawan untuk menutupi ketidakbecusan membongkar korupsi penguasa. Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (22/1/2020). "Firli ingin dekat ke wartawan agar tidak kritis ke pimpinan KPK sekarang," ungkapnya. Kata Muslim, masyarakat dan kalangan akademisi menilai KPK di bawah…

Saat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terpapar China komunis karena semua kebijakan menguntungkan Negeri Tirai Bambu itu. Demikian dikatakan Ki Gendeng Pamungkas dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (21/1/2020). "Menghadapi arogansi China di Natuna saja, Indonesia sangat lemah," ungkapnya. Kata Ki Gendeng, slogan NKRI harga mati tidak berguna ketika menghadapi China. "Penguasa lebih mengutamakan investasi China…

Proyek revitalisasi Monas berbau korupsi dan merusak lingkungan sehingga Anies Baswedan harus dilengserkan dari Gubernur DKI Jakarta. Demikian dikatakan Koordinator Gardu Banteng Marhaen (GBM) Sulaksono Wibowo dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (21/1/2020). Menurut Sulaksono, perusahaan pemenang tender yang melaksanakan proyek revitalisasi Monas tidak jelas. "Ini proyek abal-abal Anies agar dana APBD bisa cair dinikmati kelompoknya,"…

Rezim Joko Widodo (Jokowi) dikenang sebagai perusak negeri dan bengis terhadap anak bangsanya sendiri. "Rezim @jokowi akan dikenang bkn hanya sbg rezim perusak negerinya, tetapi juga rezim yg bengis," kata Institut Ecosoc Rights di akun Twitter-nya @ecosocrights. Institut Ecosoc Rights berkomentar seperti itu menanggapi berita dari kompas.com berjudul "Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa…

Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagola mengkritik keras kebijakan Presiden Jokowi yang tidak peduli pada lingkungan. "Penampilannya merakyat tapi kebijakannya tidak hanya menyengsarakan rakyat tapi juga merusak lingkungan," kata @tamrintomagola. Menurut Thamrin, kebijakan Jokowi yang merusak lingkungan menyebabkan generasi penerus bangsa tidak bisa menikmatinya. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Nur Hidayati,…

Di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), China dibiarkan membangun kekuatan di setiap kabupaten. "China dibiarkan membangun kekuatan di setiap kabupaten. Membangun negara dalam negara," kata pengamat politik dan sosial Soedadang kepada suaranasional, Selasa (21/1/2020). Menurut Soedadang, China dibiarkan membangun kekuatan di setiap kabupaten atas nama investasi. "Pribumi menjadi tamu di negeri sendiri. Investor China membawa…

Ada kemungkinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung dan mendukung Susi Pudjiastuti di Pilpres 2024. Demikian dikatakan pengamat politik Achsin Ibnu Maksum dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (21/1/2020). "Kedatangan Susi di kantor DPP PKS untuk diskusi masalah Natuna menjadi sinyal politik, mantan Menteri KKP itu didukung PKS di Pilpres 2024," paparnya. Menurut Achsin, PKS menilai Susi…