Suara Nasional

Pelanggaran HAM Berat, Muhammadiyah Minta Pembunuhan 6 Laskar FPI Dibawa ke Ranah Hukum

Pembunuhanan enam Laskar FPI oleh aparat kepolisian merupakan pelanggaran HAM Berat dan harus dibawa ke ranah hukum. "Empat rekomendasi Komnas HAM dilanjut ke ranah penegakan hukum dengan mekanisme pengadilan pidana guna. Karenanya, pembunuhan empat Laskar FPI seharusnya tidak sekadar pelanggaran HAM biasa, tapi HAM berat," kata Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah,…

Jokowi Kaget Banjir di Kalsel

Presiden Joko Widodo mengatakan sudah lebih dari 50 tahun Kalimantan Selatan tidak dilanda banjir. Hal itu ia sampaikan saat meninjau dampak banjir Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar, Senin (18/1). "Saya meninjau banjir ke Provinsi Kalimantan Selatan yang terjadi di hampir 10 kabupaten dan kota ini adalah sebuah banjir besar yang mungkin sudah lebih dari 50…

MS Kaban, Cari Aman, Temuan Komnas HAM Pembunuhan 6 Laskar FPI Hambar

Komnas mencari aman atas pernyataan yang menyatakan tidak ada pelanggaran HAM berat dalam kasus pembunuhan enam Laskar FPI. "Temuan Komnas HAM hampir terasa hambar krn nuansa bhsa cari aman," kata MS Kaban di akun Twitter-nya MSKaban3. Kata MS Kaban, Presiden Jokowi harus menindaklanjuti temuan Komnas HAM terkait pembunuhan enam Laskar FPI. "Pres Jkwi wajib tindak…

Malari, Investasi dan Omnibus Law

Catatan Farid Gaban Hari ini 47 tahun lalu Jakarta membara. Mahasiswa berdemontrasi turun ke jalan. Demo itu berakhir menjadi kerusuhan, yang belakangan dikenal dengan julukan Malari, atau Malapetaka 15 Januari. (Mahasiswa menuduh, aparat Orde Baru lah yang menyulut kerusuhan untuk mendiskreditkan gerakan mahasiswa). Mahasiswa turun ke jalan untuk menolak investasi asing Jepang kala itu. Kini,…

Geisz Chalifah: Buzzer Terima Duit dari Hasil Korupsi

Para buzzer tidak pernah mengkritik korupsi karena mereka mendapatkan uang hasil dari para koruptor. "Gue yakin dan percaya dgn twitt siapa itu...(nyari lagi blm ketemu), para buzzer terima duit dari hasil ngembat (Korupsi)," kata aktivis sosial Gerisz Chalifah di akun Twitter-nya @GeiszChalifah. Kata Geisz, para buzzer tidak akan kritis terhadap kerusakan lingkungan maupun korupsi. "Mrk…

Perpres No 7 Tahun 2021, CIIA: Berpotensi Kontraproduktif & Lahirkan Kontraksi Sosial Baru

Perpres No 7 Tahun 2021, terkait RAN PE (Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstrimisme berbasis Kekerasan Yang Mengarah Kepada Aksi Terorisme) berpotensi kontraproduktif dan melahirkan kontraksi sosial baru. Demikian dikatakan Pengamat terorisme dari Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya dalam pernyataan kepada suaranasional, Senin (18/1/2020). Kata Harits, Perpres No 7 Tahun 2021 memudahkan…

Lazismu Kota Bogor Terima Donasi untuk Korban Bencana Alam

Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Bogor menerima donasi untuk membantu korban bencana alam banjir di Kalsel dan gempa bumi di Sulbar. "Lazismu Kota Bogor menerima donasi dari rakyat Indonesia untuk korban bencana alam banjir di Kalsel dan gempa di Sulbar" kata Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Bogor Abdul Rachmat…

Aktivis Politik: Mardigu Banyak Bohongnya

Mardigu Wowiek Prasantyo banyak bohongnya dalam memberikan komentar terkait Covid-19, vaksin, sosial, politik dan militer. "Mardigu itu banyak bohongnya. Jejak digital Mardigu mengatakan, Donald Trump kalah atau menang, Covid-19 akan menurun. Ini kebohongan yang diungkapkan Mardigu," kata aktivis politik Rahman Simatupang dalam pernyataan kepada suaranasional, Senin (18/1/2020). Menurut Rahman, Mardigu juga berbohong mengaku sebagai pendiri…

Buat KTP Gelandangan di Jakarta, Pengamat: Ada Dugaan Risma Ingin Menang di Pilkada DKI 2022

Ada dugaan Mensos Tri Rismaharini (Risma) memenangkan Pilkada DKI 2022 dengan membuatkan KTP buat gelandangan di Jakarta. "Risma tiba-tiba ingin membuatkan KTP gelandangan di Jakarta. Saat bersamaan ada relawan Risma yang ingin mengajukan politikus PDIP itu calon Gubernur DKI. Ini artinya ada dugaan Risma ingin memenangkan Pilkada DKI 2022 dengan membuatkan KTP buat gelandangan," kata…

Rekening Hilal Merah Indonesia (HILMI) Diblokir, Kejahatan Kemanusiaan Rezim Jokowi

Oleh : Ahmad Khozinudin Sastrawan Politik Bermodal narasi 'Terafiliasi FPI' akhirnya rekening milik lembaga kemanusiaan Hilal Merah Indonesia (HILMI) di blokir. Ini adalah tindakan sadis rezim, yang sebelumnya dikabarkan memblokir rekening Munarman yang dipergunakan untuk menampung biaya berobat ibundanya. Rezim tak peduli lagi, dengan politik 'Bumi Hangus', memblokir semua rekening yang terafiliasi FPI tanpa memperhatikan…

SBK: Diserang Buzzer Istana & Dizalimi Penguasa, FPI Tetap Bantu Korban Bencana Alam di Indonesia

Front Persaudaraan Islam (FPI) tetap membantu korban bencana alam di berbagai Indonesia walaupun diserang Buzzer Istana dengan berbagai fitnah termasuk pemblokiran rekening oleh penguasa. Demikian dikatakan pengamat seniman politik Mustari atau biasa dipanggil Si Bangsat Kalem (SBK) dalam pernyataan kepada suaranasional, Senin (18/1/2021). "Korban bencana alam di Indonesia sangat senang kehadiran FPI," ungkapnya. Kata SBK,…

Politikus Demokrat: Omongan Jokowi Meleset Melulu, Kayak Janjinya

Politikus Demokrat Yan A Harahap mengkritik Presiden Jokowi yang pernah bilang akhir 2020 Corona hilang dan 2021 booming pariwisata. "Omongan 'meleset' mulu, kayak janjinya," kata Yan di akun Twitter-nya @YanHarahap. Dalam berita di detik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin kondisi itu akan berakhir tidak lama lagi. Jokowi meyakini wabah COVID-19 akan berakhir di akhir tahun…

Aktivis ProDem: Taipan Penyebab Banjir Disubsidi Rezim Jokowi, Rakyat Jadi Korban

Banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) disebabkan para taipan yang mengubah hutan menjadi lahan sawit. Pemerintah Jokowi pun mensubsidi para taipan tersebut. "Taipan yang rakus itu merampok untuk menghabisi sumber kehidupan jangka panjang malah dilegalkan dan disubsidi negara," kata aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Nicho Silalahi di akun Twitter-nya @Nicho_Silalahi. Nicho mengatakan seperti itu dengan menyertakan berita…

Dukun Pun Dikriminalisasi

by M Rizal Fadillah Para pendukung penguasa semakin kehilangan rasionalitasnya. Setelah mimpi Ustadz Haikal Hassan ketemu Nabi SAW dilaporkan ke Polisi kini spesialis pelaporan Muannas Alaidid hendak melaporkan Mba You ibu dukun yang telah meramalkan kejatuhan Jokowi tahun 2021. You "sukses" meramal kejatuhan pesawat. Setelah diancam akan dilaporkan mbak You mengklarifikasi bahwa yang dimaksud penggantian…