Corona dan Status Darurat Kesehatan

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Setelah sempat terjadi polemik yang cukup seru di jagad pemberitaan lewat media soal status Darurat Sipil (DS) atau Darurat Kesehatan (DK)-kah yang akan diterapkan pemerintah dalam menghadapi penyebaran wabah corona, akhirnya pada Selasa (31/3/2020) kita semua tahu bahwa pemerintah memutuskan untuk mengatasi dampak wabah covid-19 dengan Status Darurat…

Fenomena Mudik di Tengah Sebaran Wabah Corona

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Sebaran virus corona yang semakin hari kian masif penyebarannya, tak pelak dapat mengubah fenomena arus mudik yang biasanya terjadi mulai tujuh hari sebelum hari-H Idul Fitri, kini arus mudik lebih awal terjadi di tengah penyebaran virus corona. Gerakan arus mudik lebih awal ini tak luput pula menjadi pekerjaan…

Pindah Ibu Kota atau Cegah Covid-19?

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Apresiasi atas apa yang disampaikan Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Anwar Abbas yang telah memberikan beberapa pertimbangan kepada penentu kebijakan negeri ini tak terkecuali soal penundaan anggaran pemindahan ibu kota. Disadari atau tidak, nyaris sebulan setelah dinyatakannya negeri ini terpapar virus corona (Covid-19), percepatan penyebaran virus ini…

Kebijakan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh: Andi Rahmat, Pelaku Usaha, Mantan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Untuk mempertahankan perekonomian nasional agar tidak jatuh dalam resesi berkepanjangan, kita memang perlu melakukan kebijakan counter cyclical yang kuat. Kuat dalam artian tidak tanggung-tanggung. Tidak tanggung-tanggung karena memang yang dihadapi adalah peristiwa perekonomian yang luar biasa. Luar biasa disebabkan asal muasal persoalannya bukan…

Merebut Juara Bully

Oleh: Adian Radiatus Di tengah keprihatinan wabah Covid 19 yang membutuhkan solusi bersama, dunia medsos masih saja dibanjiri perang sinisme, sindir menyindir, bully membully, caci maki hina dina dan sejenisnya. Dua sosok utama yang menjadi garis perang lomba kejengkelan versi masing-masing kelompok itu adalah presiden Jokowi dan gubernur Anies. Lainnya ya sosok-sosok tokoh yang bersuara.…

Gegara Minim APD Lockdown Tenaga Medis, Mungkinkah?

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Sungguh tak terbayangkan 'jika' benar-benar terjadi gegara minimnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) lalu para tenaga medis lockdown tangani pasien corona, mungkinkah? Alat perang bagi tenaga medis berupa APD tentu menjadi hal yang mutlak ketersediaannya, oleh karena itu menjadi hal yang mutlak pula bagi negara untuk segera memenuhinya.…

Persatuan dan Kesatuan NKRI vs Covid 19

Oleh: Chandra Suwono Ketika Kun Chang tan, PKC pimpinan Mao Ze Dong berhasil menang dalam perang saudara dengan Guo Ming Tan yang dipimpin oleh jiang jie shi, jiang Kai Sek. MR Mao menyadari bahwa musuh utama tiongkok adalah kehancuran akibat penjajahan jepang, perang saudara,yg berakibat kemiskinan dan keterbelakangan negara. Maka saat itu yg diperlukan adalah…

Kasus Corona, 25 Hari Tembus Empat Digit

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Sebaran virus corona (Covid-19) kian hari penambahan jumlah pasien positif terinfeksinya terus meningkat cukup signifikan. Dalam hitungan 25 hari saja sejak tanggal 2-27 Maret 2020 dari satu digit (2 orang) menjadi empat digit (1.046 orang) kasus pasien positif terinfeksi. Kondisi yang sangat krusial dalam menghadapi sebaran covid-19 yang…

Badan Anti Coronavirus Semakin Dibutuhkan

Oleh: Adian Radiatus Publik medsos belum kompak bersatu melawan kehadiran wabah Coronavirus ini. Friksi siapa lebih perkasa China atau Amerika, juga hebat mana presiden dan gubernur masih tampil setiap hari bahkan per beberapa menit bisa timbul diberbagai medsos baik siaran ulang 'forward' maupun ulasan baru. Belum lagi friksi silang pendapat oleh para pendukung gelap mata…

Stop Diskriminasi dan Persekusi Pejuang Medis

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Apresiasi langkah-langkah cepat yang ditempuh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam menghadapi penyebaran covid-19 terutama telah berupaya menyediakan fasilitas hotel bagi pejuang medis yang berjuang di garda terdepan melawan pandemi covid-19. Langkah Anies ini semoga dapat membangkitkan kembali mental para pejuang medis yang di antaranya pernah mengalami diskriminasi…

Panglima Perang Coronavirus

Oleh: Adian Radiatus Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah satu-satunya negara didunia ini yang diakui tangguh persatuan rukunnya ratusan ragam budaya dan etnis yang tidak ada duanya didunia. Namun sekarang didalam negeri terasa besarnya persatuan ribut antar kelompok yang tercermin didunia medsos dan kenyataan tertutup alias banyak rahasia umum. Hal ini sama sekali tidak sehat bagi…

Corona dan Tangisan Muadzin

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Gerakan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 yang dirasakan semakin masif pada gilirannya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memunculkan istilah baru yang kita kenal dengan nama, 'social distancing' (jaga jarak sosial). Namun tak lama kemudian WHO merevisi istilah tersebut dengan, 'physical distancing' (jaga jarak fisik) Terlepas dari dua istilah…

Covid-19 versus Kesombongan Manusia

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Perjalanan hidup manusia dari masa ke masa selalu ada saja muncul sosok-sosok manusia yang bangga dengan kesombongannya. Puncak dari rentetan kesombongan manusia pada abad kekinian layak kiranya disandang oleh Presiden China, Xi Jinping yang menegaskan 'tidak ada kekuatan yang bisa mengguncang China'. Hal ini disampaikan Xi Jinping pada…

Tragis, Tatkala Pejuang Medis Terusir dari Huniannya

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Memasuki hari-hari pekan terakhir Maret 2020 grafik positif terpapar Covid-19 terus meningkat. Seiring itu pula, tentu menambah kesibukan dan kerja keras para pejuang medis di garda terdepan melawan penyebaran Covid-19 yang makin dahsyat. Para pejuang medis yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran mengemban tugas mulia kemanusiaan dalam…

Berduka Cita Atas Gugurnya Pejuang Medis Hadapi Covid-19

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Membaca laman Facebook PB Ikatan Dokter Indonesia, Ahad (22/3/2020) petang, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) berduka cita amat dalam atas wafatnya sejawat-sejawat anggota IDI sebagai korban Pandemi Covid-19. Enam pejuang medis yang gugur di garda terdepan menghadapi Pandemi Covid-19, yakni: dr. Hadio Ali, Sp.S (IDI Cab.…