Tunggangan Kuda Troya ala Aktivis ICMI atau KAHMI

Oleh: Dr. M. Fauzi Sutopo* Pertanyaan dan pernyataan sebagai judul artikel ... yang bisa jadi membuat kening berkerut dan bulu tangan bergidik .... adalah suatu pertanyaan yang mendasari pemikirannya adakah Lembaga ICMI ataukah Lembaga KAHMI memiliki Aset atas nama Lembaga KAHMI atau ICMI? Umumnya yang ada adalah atasnama personal kader ICMI atau Kader KAHMI atau…

Jika Tulus, Jalan Itu Adalah Sultan Mehmet Al Fatih

by M Rizal Fadillah Usulan yang dikemukakan oleh Dubes RI untuk Turki Muhammad Iqbal mengenai pemberian nama Jalan di Menteng dengan Mustafa Kemal Ataturk telah menuai penentangan sebagaimana terbaca di media sosial. Pada umumnya dasar keberatannya adalah karena Kemal Ataturk merupakan tokoh yang mengembangkan faham sekularisme. Sikap anti Islam nya sangat nampak. Umat Islam Indonesia…

Presiden Jenius Indonesia, Titip Salam Buat Demokrat

Oleh : Ahmad Khozinudin (Sastrawan Politik) Entahlah, nyaman sekali malam ini saya menikmati video narasi dari Kader Demokrat. Video penuh inspirasi, beragam satire, hingga ungkapan pejoratif yang menyakitkan -jika saja indera perasa tak bebal- dapat dinikmati untuk menghayati maksud dari setiap kata yang sarat akan makna. Saya juga tahu, dimasa lalu Demokrat juga punya dosa.…

Piting, Banting dan Gonjang-Ganjing

by M Rizal Fadillah Ini adalah peristiwa aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Pemkab Tangerang berkaitan dengan HUT Kabupaten Tangerang ke 389. Para mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi kepada Bupati Kabupaten Tangerang namun dihadang aparat Kepolisian sehingga terjadi kericuhan. Seorang mahasiswa Muhammad Faris Amrullah (21) mendapat perlakuan kasar petugas dengan dipiting, diangkat, dan dibanting. Pingsan…

Rekayasa Jahat untuk Pilpres 2024

by M Rizal Fadillah Meski terlalu dini berbicara Pilpres 2024 namun gejala Pilpres 2024 sarat rekayasa sudah terbaca. Kepentingan dominan Istana sangat terasa. Di tengah wacana perpanjangan masa jabatan Presiden tiga periode melalui amandemen UUD 1945 atau perpanjangan masa jabatan hingga tahun 2027 dengan alasan pandemi, skenario Pilpres 2024 juga disiapkan. Istana berjuang untuk tetap…

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Rakyat Ditipu & Wakil Rakyat Diperkosa

by M Rizal Fadillah Rakyat ditipu Wakil Rakyat diperkosa, kok bisa ? Bisa, jika rencana penggunaan dana APBN untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung direalisasi. Disain untuk ini diawali dengan menunjuk "Duta Besar China" Luhut Binsar Panjaitan sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta Bandung menggeser peran Koordinator Airlangga Hartarto. Mengapa rakyat ditipu ? Karena sejak…

Rocky dan Profesor Ocil

by M Rizal Fadillah Ungkapan Rocky Gerung di berbagai media saat mengomentari masalah politik yang berkembang sering menggelitik dan membuat geli. Kata "dungu" menjadi ciri yang melekat dari pengamat politik dan pakar ilmu filsafat ini. Profil gambar dirinya muncul dengan foto dan jari tangan di depan keningnya. Dungu. Teranyar adalah kritik soal pujian seorang guru…

Partai Demokrat akan Di-HTI-kan?

Oleh : Ahmad Khozinudin (Sastrawan Politik) Saya berulang kali mengingatkan, bahwa yang berbahaya itu bukan KSP Moeldoko, apalagi cuma Manuver Yusril Ihza Mahendra. Gugatan Yusril yang mengada-ada, menguji AD ART terhadap UU, cukuplah untuk dikesampingkan. Namun, yang berbahaya itu jika kekuasaan ikut intervensi baik secara aktif maupun pasif. Mahkamah Agung pasti menolak Gugatan Yusril tentang…

Nero dan Ibu kota Baru

by M Rizal Fadillah Kaisar Romawi Nero Claudius Caesar Augustus Germanicus atau dikenal Kaisar Nero adalah penguasa Romawi yang dikenal tiran. Bekerja mengikuti kemauannya sendiri. Memenjarakan atau membunuh para penentangnya. Phobia pada keyakinan dan gerakan keagamaan. Kristiani dianggap berbahaya dan selalu menjadi sasaran fitnah Kaisar. Terkenal akan kekejamannya dan bisa menghukum mati hanya karena persoalan…

Pasca TWK, KPK Layakkah Dipertahankan?

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Sengkarut pasca tes wawasan kebangsaan (TWK) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hasil akhirnya menggusur 57 mantan pegawai harus angkot koper dari kantor KPK, kini masih menjadi polemik yang terus bergulir. Proses TWK yang menjadi awal sengkarutnya kondisi KPK masih menyisakan banyak masalah, dari mulai substansi materi…

Menguji Hasil Investigasi Insiden Kebakaran Kilang Balongan Secara Logis

Oleh: Defiyan Cori (Ekonom Konstitusi) Tidak mudah menyimpulkan sebuah kejadian kebakaran yang menimpa sebuah obyek, bisa dipastikan sangat rumit dan cukup pelik. Bukan saja permasalahan terkait pencarian sumber api yang menyebabkan kebakaran obyek tersebut, namun juga seberapa masuk akal hubungan kecepatan meluasnya kebakaran dengan sumber penyebabnya. Ini adalah bagian awal saja dari sebuah kejadian kebakaran…

Neo Demokrasi Terpimpin

  by M Rizal Fadillah Demokrasi Terpimpin dikenal sebagai sistem demokrasi di masa pemerintahan Soekarno pasca dekrit Presiden. Periode nya adalah tahun 1959 hingga 1965 saat terjadinya pemberontakan PKI dan kejatuhan Soekarno. Tahun 1966 tamatlah Demokrasi Terpimpin. Ketika Dekrit Presiden 5 Juli 1959 maka pemaknaan Demokrasi Terpimpin adalah "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam…

Demokrat Tuding Megawati Lengserkan Gus Dur?

Oleh: Ahmad Khozinudin (sastrawan politik) PDI-P meradang. Pasalnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD), Herzaky Mahendra Putra, menyebut Megawati Soekarnoputri menggulingkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat menjadi presiden. Sebenarnya, pernyataan Megawati menggulingkan Gus Gur bukan hanya diucapkan Partai Demokrat. Eks Jubir Abdurahman Wahid (Gus Dur), Addi Massardi juga punya kesimpulan sama. Dalam konteks…

Dudung Tentara Radikal

by M Rizal Fadillah Letjen TNI Dudung memiliki sikap yang kontroversial terutama yang berkaitan dengan perkembangan Komunis. Pernyataan bahwa PKI/Komunis tidak ada dan semua agama sama di depan Tuhan membuat hati miris. Apalagi sampai menghilangkan diorama sejarah pembasmian PKI yang merupakan kejahatan anti historis. Dudung adalah radikalis. Membuat pola dan gaya tentara berpolitik praktis. Lalu…

Ojo Nesu-Nesu Bu Risma!

Oleh: Tardjono Abu Muas, Pemerhati Masalah Sosial Viralnya video marah-marahnya Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang sering disebut Bu Risma, yang tiba-tiba meluapkan emosinya di tengah pertemuan pembahasan dana bantuan sosial di Gorontalo layak kiranya ditelisik. Karena viralnya video ini tak urung banyak mendapatkan berbagai macam respon, tak terkecuali hingga membuat Gubernur Gorontalo pun merasa…

No More Posts Available.

No more pages to load.