by

Ustadz di Cirebon Ini Haramkan Pilih Jokowi

Jokowi mengatakan ekonomi meroket bulan September 2015 (IST)

Memilih Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 hukumnya haram karena mantan Wali Kota Solo pembohong dan tidak menunaikan janjinya.

“Jelas, ini HARAM hukumnya. Sama seperti ketika kita tau bahwa seseorang itu tukang tipu tetapi kita mempromosikannya sebagai orang yang amanat,” kata Guru Ma’had Nurul Falah Cirebon, Ustadz Irkham Fahmi al-Anjatan kepada suaranasional, Kamis (12/4).

Irkham mengatakan, keharaman itu bisa diibaratkan mempromosikan kotoran ayam tetapi disebut sebagai coklat. “Sungguh ini dusta yang jelas-jelas HARAM dilakukan,” papar Irkham.

Kata Irkham, Jokowi itu pembohong dan pelayan kepentingan aseng. Mereka tertipu oleh gaya pencitraan Jokowi yang sok sederhana dan merakyat.
“Maka, ketika mereka sadar bahwa mereka telah ditipu oleh gaya penampilan Jokowi,lalu mereka bertaubat, Insyaallah ini akan mudah dimaafkan oleh Allah swt,” jelasnya.


Baca juga:  Mahfud Md: Pemerintah Tak Akan Pernah Menangkap Orang Kritis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. setuju! layak di mahkamahkan malah!
    Memilih Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 hukumnya haram karena mantan Wali Kota Solo pembohong dan tidak menunaikan janjinya.

  2. Lah kok dibohongi oleh presiden? Lucu deh padahal sudah banyak perubahan di Indonesia kita ini lo. Masa bapak gelap mata dan tidak melihat di sekitar bahwasanya program-program Pak Jokowi sudah mulai terealisasi di daerah-daerah yang memang membutuhkan pembangun. Jadi itu bukannlah kebohongan pak

  3. Setiap program pemerintah pasti ada belum terlaksana, namun semuanya itu tentu masih dalam proses, karena setiap pemimpin bukanlah manusia yang sempurna, kita seharusnya selaku rakyat membantu dengan ikut bekerja bersama dan mendokan yg terbaik untuknya.

    1. Loh anis baru 5 bln 90%sdh di laksakan ini 4thn looooooo klau ga sanggup melaksanakan janji jngn sok janji to