Janji dan Sumpah Palsu kepada Rakyat

Oleh: KH Luthfi Bashori Janji palsu adalah ucapan yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat sesuatu. Seperti hendak memberi, menolong, datang, bertemu, dan sebagainya, tetapi tidak satu pun yang ditepati. Imam Adz-Dzahabi berkata, “Sumpah palsu adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang yang sengaja berdusta dalam sumpahnya. Sumpah palsu disebut juga dengan ghamus (menjerumuskan), karena sumpah…

Resiko Berteman dengan Penjahat

KH Luthfi Bashori Dilihat dari sudut pandang yuridis, pengertian kejahatan adalah suatu perbuatan tingkah laku yang bertentangan dengan undang-undang. Dilihat dari sudut pandang sosiologis, pengertian kejahatan adalah perbuatan atau tingkah laku yang selain merugikan si penderita, juga sangat merugikan masyarakat yaitu berupa hilangnya keseimbangan, ketenteraman dan ketertiban. Demikian menurut R. Soesilo ahli hukum dan undang-undang…

Muslim Nusantara Apa Islam Nusantara?

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Akhir-akhir ini, umat Islam Indonesia, sering mendengar beberapa istilah yang sebelumnya cukup asing di telinga. Ada beberapa istilah yang membuat orang menjadi kebingungan, contohnya ada istilah baru namanya “Islam Nusantara”, ada juga yang mempertentangkan Islam Nusantara dengan istilah “Islam Arab”, dan lain sebagainya. Maka umat Islsm harus jeli…

Berapa Mahar Pernikahan?

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Nabi SAW bersabda : خَيْرُ الصِّدَاقِ أَيْسَرُهُ Diriwayatkan oleh Imam Al Hakim dan Imam al-baihaqi yang artinya “Sebaik-baik mahar dalam pernikahan itu adalah yang paling ringan”. Zaman sekarang ada beberapa kelompok masyarakat yang di dalam penetapan mahar itu, cenderung ditinggikan. Kalau sampai mahar itu diterapkan dengan harga yang…

Hukum Bakar Dupa di Kuburan

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Ada orang yang datang ke makam pekuburan atau ziarah kubur, misalnya kuburan orang tuanya atau keluarganya, dan ia membawa dupa atau kemenyan atau kayu gaharu atau yang wangi-wangi. Tentunya di sana dupanya dibakar, sehingga di sekeliling kuburan itu menjadi harum, kira-kira gimana dalam pandangan Islam? Hukumnya boleh atau…

Beda Pendapat, Furu’ vs Ushul

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Perbedaan pendapat atau pandangan di antara tokoh-tokoh Islam itu boleh terjadi, bilamana terkait dengan masalah furu'iyah, yaitu cabang-cabang agama. Yang terkenal kalau di Indonesia ini misalnya, apakah seseorang itu shalat subuhnya harus pakai qunut atau tidak pakai qunut? Ini urusan furu’ atau cabang. Itu perbedaan pendapat yang memang…

Perlu Memiliki Jiwa yang Tabah

KH Luthfi Bashori Tabah adalah tetap dan kuat hati dalam menghadapi mara bahaya. Berani menghadapi berbagai tantangan, cobaan, ujian, dan kesulitan dalam kehidupan. Bersikap sikap tenang, sabar, tegar dan tawakal. Tabah dalam kehidupan artinya sabar dalam menghadapi kenyataan hidup, entah itu kenyataan hidup yang baik, maupun kenyataan hidup yang buruk. Berani mengambil resiko dan tidak…

Bahaya Fanatisme Buta Terhadap Tokoh Idola

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Kalau mencermati kehidupan umat Islam dewasa ini, dan kita fokuskan di Indonesia saja, saya kadang-kadang prihatin dan merasa trenyuh. Karena apa? Sebagian umat Islam itu ada yang fanatik dalam mengidolakan seorang tokoh. Lantas, yang seperti ini masalahnya apa? Masalahnya, bahwa orang-orang yang fanatik ini, seringkali apriori atau menolak…

Masyarakat Madani di Jaman Nabi

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Sebagian orang, khususnya orang-orang liberal itu, kadang-kadang mengistilahkan sesuatu di dalam dunia modern dengan bahasa-bahasa agama, tetapi diplesetkan misalnya istilah masyarakat “Masyarakat Madani”. Kalimat Masyarakat Madani itu dari kata “Madinah”, Madinah itu kota. Kalau yang dimaksudkan Masyarakat Madani itu berkiblat kepada masyarakat yang dulu dibangun oleh Rasulullah SAW…

KH Luthfi Bashori: Gegara RUU HIP Rawan Gempa Dahsyat Agama

Imam Ibnu Abi Dunya menerangkan bahwa Syah Syuriah berkata, “Aku kadang terkena musibah kecelakaan, dan ketika aku tertimpa musibah itu, aku malah bersyukur kepada Allah empat kali. Pertama, aku bersyukur karena hanya sedemikian itu musibah yang aku alami, padahal Allah mampu menimpakan musibah yang jauh lebih besar. Kedua, aku bersyukur karena diberi oleh Allah kesabaran.…

Tips Mencari Jodoh

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Kepada para pemuda yang sudah waktunya menikah, kalau kita di Indonesia biasanya para pemuda sudah waktunya menikah, menurut kaidah umum yaitu sekitar usia 25 tahunan. Bagaimana tips mencari jodoh? Orang mencari jodoh itu macam-macam. Ada orang mencari jodoh yang kadang-kadang sulit mendapatkannya, maka boleh dia mencari sendiri kalau…

Sifat Guru Mu’allim & Murabbi

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Kalau kita bicara tentang masalah sifat guru atau ustad atau pengajar itu ada dua sebenarnya. Ada seorang guru itu yang bisa dikatakan “Muallim”, dan yang satu lagi namanya “Murabbi”. Kalau Muallim itu adalah pengajar, dia kepentingannya adalah menyelesaikan kewajiban mengajar materi pelajaran, sehingga murid-muridnya itu bisa paham. Jadi…

Pemimpin Jadi Musuh Allah

Oleh: KH Luthfi Bashori Sayyidina Abu Hurairah RA mengemukakan dalam hadits Qudsi, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWt berfirman, “Ada tiga hal yang pada hari Qiamat kelak Aku akan menjadi musuh mereka. Barangsiapa berani bermusuhan dengan-KU, maka Akulah yang menjadi musuhnya. Yaitu seseorang yang telah memberikan perjanjiannya kepada-KU, kemudian ia ternyata melakukan tipu daya. Seseorang…

Pendengki Adalah Makhluk Terjahat

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Kita hidup di dunia ini perlu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terlebih hidup di zaman sekarang, zaman yang sudah akhir. Zaman yang semakin mengalami kerusakan-kerusakan. Baik itu kerusakan yang sifatnya hakiki seperti ekosistem alam, banjir, dan segala macam itu. Ada juga kerusakan yang luar biasa, yaitu…

Berbuat Baik, Janganlah Ditunda-Tunda

Oleh: KH Luthfi Bashori Diriwayatkan bahwa seorang lelaki mendatangi sebuah kuburan. Ia shalat dua rakaat kemudian ia berbaring. Lantas ia bermimpi melihat penghuni kubur. Penghuni kubur itu berkata: “Hai orang ini, sesungguhnya kalian beramal dan tidak mengetahui, sedangkan kami mengetahui dan (sudah) tidak (dapat) beramal. Sungguh dua rakaat (shalat)mu itu, dalam lembaran salah seorang dari…