Pigai: Era Jokowi & PDIP Produksi Rasisme Secara Masif

Eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengomentari pernyataan Politisi PDIP Hasto Kristiyanto yang menginginkan setiap warga negara memiliki kedudukan hukum sama tanpa melihat latar belakang suku. Natalius Pigai mengkritik keras pernyataan tersebut lantaran menurutnya PDIP sendiri merupakan partai yang diisi oleh orang-orang bersikap rasis. Kritik menohok itu diutarakan Natalius Pigai lewat jejaring Twitter miliknya, @NataliusPigai2…

Investigasi Majalah Tempo, Nama Puan Disebut dalam Dugaan Kasus Korupsi Bansos

Investigasi majalah Tempo edisi 25-31 Januari 2021 dengan cover berjudul "Bancakan Bansos Banteng" dan di dalamnya ada laporan berjudul "Paket Mewah Partai Merah" di sebut nama Puan Maharani. Dikutip dari Majalah Tempo, bansos untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi ditengarai dinikmati sejumlah elit PDIP. Menggunakan beberapa pengusaha, petinggi partai banteng mendapat kuota hingga jutaan paket.…

Guru Besar Universitas di Australia Minta Update Pengusaha-Pejabat Masa Kini, Fadjroel Membisu

Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman tidak memberikan tanggapan ketika diminta Guru Besar The Australian National University Ariel Heryanto memberikan update pengusaha-pejabat saat ini. "Mudah2an Bung @fadjroeL berkenan memberikan update daftar para pengusaha-pejabat masa kini," kata Ariel Heryanto di akun Twitter-nya @ariel_heryanto. Ariel menyatakan seperti itu dengan melampirkan artikel tulisan Fadjroel di Koran…

TKA Cina Pakai Baju Hazmat Datang ke Indonesia, Pengamat: Bahaya Bisa Menularkan Covid-19

Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina yang datang ke Indonesia menggunakan pakai baju hazmat sangat berbahaya karena bisa menularkan Covid-19. "TKA Cina pakai hazmat datang ke Indonesia sangat berbahaya bisa menularkan Covid-19," kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Ahad (24/1/2020). Menurut Muslim, harusnya pemerintah menghentikan penerbangan Cina-Indonesia atau sebaliknya untuk melindungi dari penyebaran Covid-19. "Nampaknya…

Draf RUU Eks HTI Setara PKI, Wakil Ketua LP PBNU: Gila & Tak Adil

Wakil Ketua Lembaga Perekonomian (LP) PBNU Umar Hasibuan (Gus Umar) mengkritik draf RUU Eks HTI yang disamakan dengan PKI dilarang ikut pilpres dan pilkada. "Saya gak dukung HTI tp ini Sdh gila HTI gak pernah bunuh orang spt PKI. Gak adil sih ini," kata Gus Umar di akun Twitter-nya @Umar75Hasibuan. Gus Umar mengatakan seperti itu…

PTPN VIII Laporkan HRS ke Bareskrim, Aktivis ProDem: Semoga Tumbuh Perlawanan Rakyat ke PTPN

Rakyat harus disadarkan perlawanan yang tanahnya dirampas oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN). PTPN VIII yan melaporkan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Bareskrim sebagai momentum perlawanan rakyat ke PTPN. "Semoga tumbuh kesadaran rakyat yang selama ini dirampas tanahnya oleh PTPN untuk melawan," kata aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Nicho Silalahi di akun Twitter-nya @Nicho_Silalahi. Nicho mengatakan seperti…

Sertifikat dari Jokowi Ditarik BPN, Aktivis Politik: Rezim Sontoloyo

Aktivis politik Soedadang mengkritik Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang menarik kembali sertifikat dari Jokowi kepada warga Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. "Rezim Sontoloyo," kata Soedadang di akun Twitter-nya @kafirliberal. Soedadang mengatakan seperti itu menanggapi berita dari demokrasi news berjudul "Sertifikat Tanah dari Jokowi Ditarik BPN, Petani Warungkiara Menjerit" Sertifikat tanah yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo…

Lieus Sungkharisma: Ucapkan Rasis ke Pigai, Polisi Harus Tangkap Relawan Jokowi Ambroncius Nababan

Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma, meminta aparat kepolisian bersikap adil dengan menangkap Ketua relawan Pro Jokowi Amin (Projamin), Ambroncius Nababan yang telah bersikap rasis dan menghina mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. “Sudah berkali-kali Natalius Pigai mendapat perlakuan rasis. Kali ini Ambroncius Nababan yang bahkan menyamakan Natalius dengan Gorilla. Ini sangat keterlaluan dan jelas tindakan…

Pengamat: Desas-Desus NKRI Dikavling AS & Cina Komunis

Berkembang desas-desus tentang NKRI bakal dikavling oleh dua kekuatan dunia. AS dan RRC komunis. Indonesia dalam ancaman serius, balkanisasi. Hati-hati provokasi asing melalui antek-anteknya di dalam negeri. Demikian dikatakan pegiat dakwah dan sosial Tarmidizi Yusuf dalam artikel "Militerisasi Sipil untuk Siapa?" Kata Tarmidzi, bila terjadi gejolak sosial politik. Kerusuhan dan perang. Kecurigaan terhadap PP No…

Ditanya Program 100 Hari, Gibran tak Mau Ungkap

Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai pemenang pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Solo bersama pasangannya, Teguh Prakosa. Sayangnya, saat ditanya program seratus hari usai dilantik, putra sulung Presiden Joko Widodo ini enggan mengungkapkan. ”Nanti ada, tapi kita tidak bisa bocorkan di sini,” kata Gibran saat ditemui usai penetapan pemenang pilkada oleh KPU Kota Solo di Swiss-Bell…

Guru Besar UMY: Indonesia Kehilangan Rasa Persatuan & Kesatuan sebagai Bangsa

Saat ini Indonesia kehilangan rasa persatuan dan kesatuan dalam sebuah bangsa. "Indonesia hari ini mulai kehilangan rasa persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa," kata Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof Tulus Warsito beberapa waktu yang lalu dikutip dari suara muhammadiyah. Untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan, kata Tulus Warsito, seluruh elemen bangsa Indonesia harus bisa…

Guru Besar Undip Meragukan Calon Kapolri Listyo di Tengah Industri Hukum

Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo diragukan dalam komitmennya di tengah industri hukum. "Komitmen penjabat Kapolri, siapa pun orangnya, tampaknya akan sulit untuk diwujudkan ketika kita masih tetap terjebak dan berkubang dalam industri hukum. Kita perlu keluar dari kubangan yang menjijikan, jorok, primitif dan barbarian ini," kata Guru Besar Undip Prof Suteki dalam artikel "Meragukan 8…

Aktivis 74: Penguasa Perlihatkan Kezaliman & Ketidakadilan

Penguasa memperlihatkan kezaliman dan ketidakadilan atas penangkapan para aktivis termasuk Habib Rizieq Syihab (HRS). Ketidakadilan diperlihatkan Ahok dan Raffi Ahmad yang tidak dijerat kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Demikian dikatakan aktivis Malapetaka Limabelas Januari (Malari) 74 Salim Hutadjulu dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (23/1/2021). Menurut Salim, aparat kepolisian tidak menindak Presiden Jokowi memberikan makanan…

SBK: Jargonnya Kerja untuk Kaum Marhaen, Faktanya untuk Madam

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang terkena kasus dana bansos bekerja untuk madam bukan kelompok marhaen. "Selama ini jargonnya bekerja untuk kaum marhaen faktanya untuk madam," kata pengamat seniman politik Mustari atau biasa dipanggil Si Bangsat Kalem (SBK) dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (23/1/2020). Menurut SBK, sosok madam yang disebut koran Tempo dalam kasus…

Pemuda Aswaja Dukung Listyo yang Minta Anggota Polri Ngaji Kitab Kuning

Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyarankan anggota mengaji kitab kuning sangat tepat untuk menangkal radikalisme di tubuh korps berbaju coklat. Demikian dikatakan Koordinator Pemuda Aswaja Nur Khalim dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (23/1/2021). "Mengaji kitab kuning bagi anggota Polri sudah dilakukan Listyo saat menjabat Kapolda Banten," ungkapnya. Kata Nur Khalim, mengaji kitab suci bagi…