Peran Hati, Antara Iman & Inkar

Oleh: KH Luthfi Bashori Seorang bijak berkata, “Hati mempunyai enam tempat di mana ia berkeliling. Tiga tempat di bawah dan tiga tempat di atas. Yang di bawah ialah dunia yang berhias untuknya, nafsu yang bicara kepadanya, dan musuh yang menggodanya. Yang di atas ialah ilmu yang menjadi penerang baginya, akal yang membimbingnya, dan Tuhan yang…

Berharap Masuk Surga

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Sayyidina Anas bin Malik ra menceritakan bahwa Sayyidah Ummu Mubarri’ binti Barrah yang juga Ibu Sayyidina Haritsah bin Suraqah, menemui Rasulullah SAW dan berkata: “Wahai Nabi, ceritakan kepada saya tentang Sayyidina Haritsah, karena ia meninggal pada saat Perang Badar, terkena panah yang menyasar, jika dia masuk surga maka…

Jaminan Masuk Surga

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Adanya keberadaan kehidupan di surga itu, adalah menjadi keyakinan bagi seluruh pemeluk agama-agama yang ada di dunia, apapun nama agamanya. Hanya saja manakah surga yang sesungguhnya akan ditemui oleh anak cucu Nabi Adam itu, sebagaimana surga yang dulu kakek mereka diciptakan di sana? Maka setiap pemeluk agama-agama itu,…

Alangkah Bahagia Masuk Surga (2)

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Tidak ada seorangpun di dunia ini yang tidak ingin masuk surga, kecuali kaum Atheis yang keyakinan asli mereka adalah tidak mempercayai adanya Tuhan, apalagi kehidupan di surga ciptaan Tuhan. Di kalangan umat manusia itu ada banyak macamnya, ada orang yang beragama tapi ada juga orang yang tidak beragama…

Alangkah Bahagia Masuk Surga (1)

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Terkait kehidupan surga dan bagaimana sesungguhnya surga yang diimpikan oleh setiap orang, karena sesungguhnya dulu orang tua kita, Nabi Adam AS sebagai Bapak Manusia itu diciptakan di surga. Jadi kalau setelah kita hidup di dunia kemudian kita masuk surga itu berarti pulang kampung istilahnya, karena surga itu adalah…

Risiko Meminta Jabatan Publik

Oleh: KH Luthfi Bashori Jaman sekarang, saling berebut menjadi pejabat publik sudah sangat ngetrend di kalangan masyarakat. Bahkan untuk menjadi pejabat publik, entah itu pejabat pemerintah, atau menjadi wakil rakyat atau menjadi pimpinan organisasi masyarakat pun harus ditempuh dengan segala macam cara, hingga tak jarang para calon itu harus rela mengeluarkan dana jutaan hingga milyaran…

Musuh-Musuh Aswaja yang Harus Diwaspadai

Kutipan Ceramah KH Luthfi Bashori dalam Pengajian Jamiyah ASWAJA. Pada Malam 10 Muharram 1442, Pengajian keliling ASWAJA di Durensewu Pandaan mendapatkan tamu istimewa yaitu KH Luthfi Bashori sebagai penceramah. Dalam kesempatannya beliau menjelaskan tentang Musuh – Musuh Ahlusunnah Waljamaah yang Harus Diwaspadai. Menurut beliau sekarang ada banyak permasalahan yang mengganggu Aswaja. “Aswaja ini adalah golongan…

Menjaring Pahala dengan Raga

Oleh: KH Luthfi Bashori Raga atau badan atau tubuh atau jasmani atau jasad manusia itu dapat difungsikan oleh setiap orang semasa hidup di dunia, terutama sebagai wasilah atau perantara dalam mengumpulkan pundi-pundi pahala, yaitu dengan cara memperbanyak amal shaleh melalui gerakan dan aktifitas tubuhnya. Contohnya, orang yang sehat jasmani, tidak akan mendapatkan pahala shalat, jika…

Mayoritas Muslim Indonesia Bermadzhab Syafi’i

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Saya mengatakan bahwasanya mayoritas umat Islam Bangsa Indonesia ini mengikuti Madzhab Syafi'i. Kemudian ada satu pertanyaan, bolehkah kita sebagai warga Indonesia, meninggalkan Madzhab Syafi'i, lantas mengikuti madzhab yang lain? Maka saya katakan demikian, sebaiknya kita itu tetap bermadzhab Syafi'i, menggunakan qaul (pendapat) juga masih di dalam Madzhab Syafi'i.…

Harta, Istri & Anak yang Menimbulkan Fitnah

Oleh: KH Luthfi Bashori Allah SWT berfirman yang artinya: “Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.” (QS. Al-Munafiqun: 9) Dalam ayat yang lain, Allah juga berfirman yang artinya, “Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan.” (QS. Al-Anfal: 28) Sedangkan dalam QS. At-Taghabun: 14, Allah berfirman yang artinya,…

Golongan Tertinggi di Sisi Allah

Oleh: KH Luthfi Bashori Diriwayatkan dari Rasulullah SAW, bahwa beliau bersabda, “Sebaik-baiknya umatku adalah kelompok tertinggi di tempat-tempat yang tinggi (kelak di sorga). Mereka adalah kaum yang tertawa (bahagia) dengan suara jelas karena (mendapati) luasnya rahmat Allah dan menangis dengan suara pelan, karena takut siksa Allah. Mereka di waktu pagi dan petang berada di dalam…

Berbuat Baik setelah Maksiat

Oleh: KH Luthfi Bashori Hidup di era digital seperti saat ini, maka sangat sulit menghindari perbuatan dosa yang berkembang di tengah masyarakat. Bahkan tak jarang ada orang yang dari rumah berniat untuk ibadah di masjid, namun saat dalam perjalanan ternyata ia terpaksa tidak dapat menghindar dari maksiat mata, karena di jalan yang ia lalui ada…

Bentuk Sempurna Manusia

Oleh: KH Luthfi Bashori Allah berfirman yang artinya, "Sesungguhnya manusia itu diciptakan sebaik-baik bentuk" (QS. At-Tin, 4) Betapa mulianya manusia itu, karena Allah mencipta manusia itu dalam bentuk yang paling baik. Manusia bisa makan dengan menggunakan tangan, tidak seperti umumnya hewan yang langsung menggunakan mulutnya. Belum lagi Allah memberikan mulut bagi manusia, di samping untuk…

Antar Ormas-ormas Islam Aswaja Indonesia, Hendaklah Tetap Menjaga Persatuan

Oleh: KH Luthfi Bashori (Makalah ini disampaikan pada acara Seminar Ilmiah yang diadakan oleh Omim.Ukpi/Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur, Agustus 2017) Allah SWT berfirman: شَرَعَ لَكُم مِّنَ ٱلدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِۦ نُوحًا وَٱلَّذِىٓ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِۦٓ إِبْرٰهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰٓ ۖ أَنْ أَقِيمُوا۟ ٱلدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا۟ فِيهِ ۚ كَبُرَ عَلَى ٱلْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ…

Konflik Teologi Berdampak Konflik Fisik

Taushiah: KH. Luthfi Bashori Transkrip: Rizal Affandi Konflik teologi itu bisa berdampak pada konflik fisik. Maksud Konflik Teologi yaitu konflik keyakinan. Hal itu terkadang juga berdampak pada konflik fisik. Contoh di zaman kemerdekaan Indonesia jaman dahulu, namanya zaman kemerdekaan. Nah, itu kan jaman peperangan. Yang seperti itu kalau kita bicara tentang masalah Komunisme l, setelah…