Puri Indah Mall Pisahkan Toilet Pengemudi Ojek Online-Pengunjung, Kelompok Islam Liberal Membisu

Kelompok Islam liberal membisu ketika Puri Indah Mall memisahkan toilet pengunjung dengan pengemudi ojek online. Demikian dikataian dikatakan pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (17/7). Menurut Ibnu Masduki, kelompok Islam liberal langsung bersuara ketika ada pemisahan tangga buat para siswa dan siswi di salah satu SMP di Jakarta. "Padahal pemisahan tangga…

Capres Kuat 2024, Anies Baswedan akan Direkayasa Kasus Korupsi

Anies Baswedan yang menjadi calon kuat calon presiden (capres) 2024 akan direkayasa kasus korupsi. "Sebagai Gubernur DKI Jakarta yang punya anggaran cukup besar, Anies bisa direkayasa kasus korupsi. Tujuannnya untuk mencegal menjadi capres 2024," kata pengamat politik Achsin Ibnu Maksum kepada suaranasional, Rabu (17/7/2019). Menurut Achsin, media akan menggiring opini Anies terlibat korupsi. "Pola yang…

Sebut Pemerintah Sangat Otoriter Investasi Datang, Rezim Jokowi Isyaratkan Hajar Kelompok Kritis

Rezim Jokowi mengisyaratkan menghajar kelompok kritis atas pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani, negara sangat otoriter membuat investor datang karena ada kepastian stabilitas politik dan ekonomi. Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (17/7/2019). "Rezim Jokowi lebih mengutamakan investasi daripada demokrasi," kata Muslim. Kata Muslim, Rezim Jokowi mirip ketika Soeharto berkuasa. "Era…

Sebelum Dihabisi, Gus Nuril Minta Pengikut HTI & Wahabi Dicatat Namanya

Saat ini beredar pernyataan kontroversi di Youtube Pengasuh Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin (Gus Nuril) terkait HTI dan Wahabi. Gus Nuril meminta pengikut HTI dan Wahabi dihabisi karena mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Ini berbahaya harus sapu habis. Setiap masjid dijadikan pos-pos untuk mencatat nama pengikut wahabi dan HTI. Ini…

Cerita 02 Kita Tutup Saja, Toh Mereka Pura-pura

Mari kita pikir ke depan Buat bangsa dan negara ini... Sudah cukup semua sandiwara demokrasi itu. Ada tantangan yang lebih besar untuk kawan kawan aktivis RELAWAN BANGSA, yakni menghadapi soal masa depan Kehidupan berbangsa kita yang sangat mencemaskan di hampir semua sektor lini kehidupan. Daulat politik, ekonomi, hukum, ideologi, sosial kebudayaan, dan militer. Berangsur angsur…

Program Bantuan Pangan Nontunai di Lamongan Diduga Masih Belum Tepat Sasaran

Puluhan Mahasiswa Dari 'Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia' Atau PMII senin (15/07)Pagi Mendatangi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Lamongan guna menyampaikan aspirasinya terkait realisasi penerima program Bantuan Pangan Non Tunai Atau (BPNT) yang belum tepat sasaran Tuntutan itu disampaikan dengan menggelar orasi di depan Kantor Dinas Sosial dengan pengawalan dari anggota Kepolisian dan satuan Polisi Pamong Praja…

Lieus Sungkharisma Minta Prabowo dan Jokowi Kembalikan Habib Rizieq ke Indonesia

Pertemuan Prabowo Subianto dan Jokowi di MRT dari Stasiun Lebak Bulus ke Stasiun Senayan beberapa waktu lalu, yang disebut-sebut pertemuan rekonsiliasi, ternyata tak hanya memunculkan banyak harapan, tapi juga pertanyaan. Salah satunya adalah menyangkut nasib Habib Muhammad Rizieq Shihab yang kini berada di pengungsian. Adalah Lieus Sungkharisma, koordinator Forum Rakyat, salah seorang yang mempertanyakan hal…

Sosiolog UI: Era Jokowi, Hukum Dibengkokkan & HAM Diabaikan

Pidato visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menyinggung masalah hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). "Hukum dibengkokkan, HAM diabaikan," kata sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagola di akun Twitter-nya @tamrintomagola. Thamrin berkomentar seperti itu menanggapi berita dari CNN Indonesia berjudul "Jokowi Diprotes karena Tak Bahas Visi Hukum dan HAM". Thamrin mengkritisi kebijakan Jokowi yang…

Ki Gendeng Pamungkas Menilai Aneh Kasus Novel Baswedan Sulit Terbongkar

Usia Polri sudah 73 tahun. Sampai sejauh mana penilaian masyarakat terhadap institusi yang kita cintai bersama ini. Mencintai Polri adalah juga lewat kritik dan masukan solusi. Berikut pendapat Presiden Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas (KGP) yang kami dapatkan pada Jumat (5/7) usai deklarasi Revolusi Konstitusi Republik Indonesia di Tugu Proklamasi, Jakarta. "Bukan tidak percaya polisi.…

Tak Kapok Dipenjara, Bambang Tri Tantang Jokowi Tes DNA

Penulis buku 'Jokowi Undercover' Bambang Tri Mulyono masih bersuara keras terhadap Presiden Jokowi walaupun pernah dipenjara. Melalui akun Facebook-nya Bambang Tri meminta Jokowi tes DNA untuk mengetahui sosok ibunya yang sebenarnya. "Kalau tidak ada tes DNA sia-sia kematian 700 petugas KPPS pahlawan pilpres," tulis Bambang Tri. Kata Bambang, rakyat berhak menguji kejujuran Presiden Jokowi dengan…

Aktivis Politik: Prabowo Ayam Sayur

Prabowo Subianto seperti ayam sayur karena bertemu dengan Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap memenangkan Pilpres 2019 dari kecurangan. Demikian dikatakan aktivis politik Rahman Simatupang dalam pernyataan kepada suaranasional, Senin (15/7/2019). "Harusnya Prabowo meniru Megawati yang tidak mau bertemu SBY," kata Rahman. Kata Rahman, Prabowo yang bertemu Jokowi menunjukkan Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak mempunyai…

Massa Bayaran Syukuran Jokowi

Ada massa bayaran saat acara Syukuran Nasional 2019 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Ahad (14/7/2019). Berdasarkan temuan suaranasional, massa bayaran untuk acara syukuran nasional kemenangan Jokowi didatangkan dari berbagai wilayah Jakarta bahkan luar Jakarta. Pengakuan Khalimah (45) bersama rombongan dari Jatinegara, Jakarta Timur datang ke acara syukuran karena mendapatkan uang dan makanan.…

Aktivis 98: Jokowi Nampak sebagai Kepala Jongos Nasional daripada Kepala Negara

Pidato visi dan misi kemenangan Joko Widodo (Jokowi) bukan nampak sebagai kepala negara tetapi kepala jongos nasional. "Pidato visi dan misi lebih tampak sebagai kepala jongos nasional, ketimbang sebagai kepala negara," kata aktivis 98 Haris Rusly Moti kepada suaranasional, Ahad (14/7/2019). Kata mantan Ketua Umum PRD itu tak melihat presiden dan seluruh elite politik punya…

Abdullah Hehamahua Nyatakan Berpisah dengan Prabowo

Mantan penasehat Abdullah Hehamahua menyatakan berpisah mendukung Prabowo karena Ketua Umum Gerindra itu bertemu dengan Jokowi. "Jika, gambar di atas benar (Jokowi-Prabowo bertemu-red), maka saya hanya mengucapkan selamat berpisah jenderal," kata Abdullah Hehamahua dalam pernyataan yang tersebar melalui WhatSapp. Kata Abdullah Hehamahua, pertemuan itu membuktikan ke publik sosok sebenarnya Ketua Umum Partai Gerindra. "Terima kasih…

Tinggalkan Prabowo, Koalisi Rakyat Arahkan Dukungan Anies sebagai Capres 2024

Koalisi rakyat akan meninggalkan Prabowo san menyatakan dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai capres 2024. Demikian dikatakan pengamat politik Achsin Ibnu Maksum dalam pernyataan kepada suaranasional, Ahad (14/7/2019). Menurut Achsin, koalisi rakyat merupakan kelompok yang kecewa terhadap Prabowo karena bersedia bertemu Jokowi. "Koalisi rakyat menilai Prabowo telah mengkhianati perjuangan selama ini melawan kezaliman Rezim Jokowi," ungkapnya.…