Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih layak disebut kabinet oplosan karena sering gonta-ganti anggota. "Namnya kabinet oplosan, pasti nasibnya mirip mobil yang pakai minyak oplosan, pasti mogok di tengah jalan," kata aktivis Petisi 28 Haris Rusly Moti dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (16/8).Kata Haris, saat ini, ada kemungkinan reshuffle jilid ketiga yaitu Menteri ESDM, Kepala…

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang banyak membuat kesalahan membuat sebagaian pendukungnya mengecam mantan Wali Kota Solo. Pendukung Jokowi yang terdiri dari kalangan intelektual dan media massa mulai siuman terhadap banyak kesalahan yang dilakukan orang nomor satu di Indonesia itu. "Ada perluasan spektrum pengecam jokowi dalam kasus arcandra. Datang dari Media dan partai pendukung serta intelektual.…

Beberapa dedengkot Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga pendukung Jokowi (Jokower) dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Ahoker) marah terhadap doa yang dipanjatkan HR Muhammad Syafi'i saat sidang Sidang Paripurna MPR/DPR 2016. Dalam doa tersebut HM Syafi'i tidak menyebut pemerintahan Jokowi maupun Ahok tetapi menceritakan kondisi saat ini. Namun, Dedengkot JIL merasa tersindir dengan doa…

Doa penutup dalam sidang Paripurna MPR/DPR 2016 oleh anggota Fraksi Partai Gerindra HR Muhammad Syafi'i membuat geger. Isi doa Syafi'i banyak memberikan kritik terhadap pemerintahan sekarang ini. Bukan hanya itu, Syaf'i pun menyindir kebijakan sebuah rezim yang banyak menggusur. Syafi'i mengatakan, saat ini banyak rakyat yang digusur oleh arogansi aparat negara. Rakyat kehilangan tempat tinggal…

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin menunjukkan ketegasan kepada publik dengan memperhentikan secara hormat Archandra Tahar dari Menteri ESDM. "Padahal kabarnya saat menghadap Jokowi di Istana, Archandra sudah mau mundur. Kalau mundur terhormat dan Jokowi terpukul karena kecolongan. Agar dianggap tegas, Jokowi lebih milih memperhentikan agar opini yang berkembang Archandra itu yang salah," kata pengamat politik…

Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin mempercepat UU Dwi Kewarganegaraan sangat berbahaya karena punya kepentingan terhadap China, Yahudi dan AS. "Yang mendukung faham ini terutama China dan Israel/yahudi agar "orang-orangnya" yang tersebar di seluruh dunia (diaspora) dapat menjadi Warga negara ditempat/negara mereka tinggal," kata mantan Menteri Keuangan era Presiden Soeharto Fuad Bawazier dalam pernyataan…

Rakyat yang menyuarakan aspirasinya untuk mengkritik pemerintah dengan cara demo bahkan mogok bukan sebagai pengkhianat bangsa. "Rakyat yang marah, protes,demo, mogok, mengkritik pemerintah, bukan pengkhianat," kata mantan Kepala Staf Umum (KASUM) TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo di akun Facebook-nya.Kata Prabowo, rakyat yang protes karena tidak puas dengan kualitas kerja pemerintah. "Rakyat telah membayar melalui pajak,"…

Ketua Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid sibuk mengurusi kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) daripada memikirkan para TKI yang terlantar di Saudi. Berdasarkan rilis yang diterima suaranasional dari TKI yang berada Jeddah Saudi Arabia, Ada 59 pekerja Indonesia yang berada di kamp  Inma dan semuanya adalah pegawai Inma, subkontraktor Bin…

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tidak menghadiri lebaran Betawi karena takut diusir warga. "Ahok tak berani datang, kalau berani datang, bisa dipastikan akan diusir. Bagi warga Betawi Ahok sudah tidak layak menginjak kaki di wilayah Jakarta," kata Ketua Front Betawi Bersatu (FBB) Akhmad Khusairi dalam pernyataan kepada suaransional, Senin (15/8). Menurut Khusairi,…

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hampir dipastikan mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat (Djarot) di Pilkada DKI 2017. "Ibu (Mega-Red) menyetujui Ahok-Djarot," kata sumber di DPP PDIP yang tidak mau disebutkan namanya kepada suaranasional, Senin (15/8). Menurut sumber itu, partai-partai yang lebih dulu mendukung Ahok sudah setuju mantan Bupati Belitung Timur…

Nama Menteri ESDM Archandra Tahar bukan hanya dipermasalahkan masalah dwi kenegaraan, tetapi juga masalah lainnya. Di media sosial berkembang kabar Archandra merupakan usulan dari PKS saat petinggi partai itu bertemu dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Kalau dilihat track record-nya Archandra selalu bersentuhan dengan tarbiyah ala PKS, mulai saat belajar di ITB sampai kuliah S3.…

Kondisi ekonomi yang makin melemah di bawah pemerintahan Jokowi membuat musisi Ahmad Dhani ikut bersuara. Ahmad Dhani mengatakan, personil Slank harus bertanggungjawab terhadap kondisi ekonomi saat ini karena telah memberikan dukungan ke Jokowi. Bukan hanya itu, Ahmad Dhani pun akan menempeleng personil Slank. "2019 ekonomi rusak, Slank yang pertama tak kamplengi (tempeleng-Red)," ungkap Dhani dalam…

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Istana melakukan pemborosan anggaran pemeliharaan rumah dinas para pejabat negara baik yang di Jalan Widya Chandra, Denpasar Raya, Kuningan, Jalan Anggrek Nelimurni, Slipi, maupun rumah jabatan anggota MA, BPK, dan MK di daerah Kemayoran. "Pagu paket untuk pemeliharaan rumah dinas pejabat tinggi pada tahun 2016 sebesar Rp 12.5 milyar untuk…

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyo mengakui Menteri ESDM Archandra Tahar miliki dwi kenegaraan. "Soal dwi kewarganegaraan, Loh emangnya kenapa orang mempunyai dwi kenegaraan, bukan tindak pidana," kata Hendropriyono di akun Twitter-nya @edo751945. Hendropriyono mengatakan, Menteri ESDM Archandra Tahar sudah memilih menjadi warga negara Indonesia saat ditanya untuk menjadi pejabat negara. "Hanya jika…

Kalangan DPR banyak reses sehingga tidak bisa menjalankan fungsinya kontrol terhadap pemerintah dan membuat undang-undang. "Saya sendiri sebagai " alumni DPR" sangat risau dg peran dan artikulasi DPR sekarang. Masih adakah maafaatnya ? Atau saya memang tak pernah baca berita DPR?" kata Direktur Soekarno Hatta Institute Hatta Taliwang dalam pernyataan kepada suaranasional, Ahad (14/8). Hatta…