Pengirim Karangan Bunga di Mabes Polri AntiPanasila dan AntiIslam

Pengirim karangan bunga di Mabes Polri merupakan orang-orang maupun sekelompok antiPancasila dan antiIslam. Demikian dikatakan politikus senior Habil Marati kepada suaranasional, Jumat (4/5).  "Dalam logika materialisme maka dialetikanya harus berpikir contra floow," papar Habil. Karangan bunga yang dikirim ke Markas Besar Polri, Jakarta, terus bertambah sejak mulai dikirimkan pada Selasa (2/4) petang.Kepala Divisi Humas Polri…

Teror ke Rumah Ketua Fraksi PKS, Peringatan tak Kritis ke Pemerintah

Teror di rumah Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR Jazuli Juwaini mengisyaratkan agar PKS tidak kritis terhadap pemerintah."Penembakan rumah Ketua Fraksi PKS bisa dimaknai kedua. Pertama, agar PKS tidak kritis ke pemerintah," kata pengamat politik Muhammad Huda kepada suaranasional, Jumat (5/5). Menurut Huda, kedua, PKS maupun kader-kader serta underbow-nya tidak mendesak Ahok dihukum…

Panglima TNI Gatot Nurmantyo Kasih Pelajaran ke Kapolri dan Luhut

Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa aksi bela Islam tidak merusak program pemerintah menandakan telah memberi pelajaran kepada Kapolri dan Luhut Panjaitan."Saya kira pernyataan Panglima TNI di acara Kompas TV bahwa Aksi Bela Islam tidak mengganggu program pemerintah menandakan pembelaan terhadap Islam dan memberi pelajaran kepada Kapolri dan Luhut," kata pengamat politik Muslim Arbi…

KH Said Aqil PBNU Kecewa Gamis Buat Demo

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj sangat kecewa gamis yang biasa digunakan shalat untuk demo. "Itu pakai gamis, mending untuk salat, tapi buat demo. Gamis untuk demo?" kata Kiai Said Aqil dalam acara Mukernas Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Ponpes Luhur Al-Tsaqafah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2017). Kiai Said Aqil sebelumnya bercerita tentang budaya yang…

Loyalis Jokowi Sebut Panglima TNI dan JK Sosok Berbahaya

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai sosok sangat berbahaya di pemerintahan Jokowi karena tidak loyal kepada Presiden. Demikian Koordinator Loyalis Jokowi, Sukardiman Sungkono dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (6/5). "Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmanyto yang menganggap tidak ada kudeta sangat berbeda dengan pernyataan kepolisian. Padahal sudah ada bukti,"…

Pemuda Aswaja Sebut Penggerak Demo 5 Mei Ulama Setan

Penggerak demo 5 Mei 2017 yang meminta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dihukum secara berat adalah ulama setan. Demikian dikatakan Koordinator Pemuda Aswaja Nur Khalim dalam pernyataan kepada suaranasional, Jumat (5/5). Menurut Nur Khalim, ulama yang benar itu tidak mengajak melakukan demo besar-besaran yang merugikan rakyat banyak. "Demo madhoratnya lebih besar. Dan dalam Islam tidak ada…

Kalangan Internasional Juga Dibohongi Jokowi

Kalangan internasional juga dibohongi Jokowi dengan mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia rangking ketiga dunia."Berbohong bukan hanya kepada rakyat Indonesia tetapi dunia internasional," kata pengamat politik Ahmad Yazid kepada suaranasional, Kamis (4/5). Kata Yazid, kebohongan Jokowi justru terbongkar kolumnis keuangan di South China Morning Post (SCMP) Jake Van Der Kamp. "Rakyat Indonesia percaya saja saat di dalam…

Ahoker Terus Rapalkan Mantra Kekalahan Ahok Dicurangi

Pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Ahoker akan terus merapalkan melalui media sosial (medsos) dan media mainstream kekalahan Ahok karena dicurangi dan munculnya kelompok radikal. Demikian pekerja sosial, tinggal di Jakarta Edward Marthens dalam pernyataan kepada suaranasional, Kamis (4/5). Kata Edward, menurut Ahoker, Ahok akan menjadi gubernur DKI Jakarta jika tidak dicurangi dan tanpa ada intimidasi…

Rezim Hoax Jokowi

Rezim Joko Widodo (Jokowi) bisa dibilang suka menyebarkan hoax seperti penjabaran sang presiden bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia rangking ketiga dunia. "Ranking ketiga dunia itu sudah saya dengar dari Luhut Binsar Panjaitan  (LBP) bulan puasa lalu ketika kami diundang ke kantor Menkopolhukam, kantor LBP," kata mantan anggota Komisi III DPR Djoko Edhi Abdurrahman kepada suaranasional, Kamis…

Ibunya Dihina Di Twitter, Wakil Sekjen MUI Ajak Duel

Wakil Sekjen MUI, Tengku Zulkarnain sangat marah terhadap seorang netizen dengan akun Twitter @armanefendi1973 "Tolong Carikan Alamat Orang Ini. Akan Saya Ajak DUEL Secara Jantan Pakai Samurai. Dia Telah Menghina Ibuku yg Paling Aku Cinta dan Hormati," tulis Tengku Zulkarnain @ustadtengkuzul. Tengku Zulkarnain ingin menyelesaikan secara fisik terhadap pemilik akun Twitter @armanefendi1973 karena telah menghina…

Panglima TNI: Ormas Pendukung Aksi Bela Islam tak Rusak Program Pemerintah

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan ormas penggagas maupun yang ikut terlibat dalam aksi bela Islam tidak merusak program pemerintah. "411, 212 mereka menyampaikan secara tertib dan aman, dari mana menganggu pemerintahnya," kata Gatot di acara Kompas TV, Kamis (4/5). Kata Gatot, umat Islam yang melakukan aksi bela Islam sesuai dengan koridor konstitusi dan demokrasi.…

Ini Dia Strategi Timses Ahok Banjiri Bunga di Mabes Polri

Mabes Polri yang dibanjiri karangan bunga merupakan bagian dari strategi tim sukses Ahok agar mendapat perlindungan dan dibebaskan dalam kasus penistaan agama. "Kalau dilihat polanya pengiriman karangan bunga di Balai Kota Jakarta dan Mabes Polri hampir sama. Dan bisa diduga dilakukan timses Ahok," kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Kamis (4/5). Kata Muslim, karangan…

Mantap, Panglima TNI : Aksi Bela Islam tak Mungkin Lakukan Kudeta

Umat Islam yang melakukan aksi bela Islam tidak mungkin melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah. "Tidak mungkin umat Islam merusak negeriini, buktinya 411, 212, damai, aman tertib. Tidak perlu ditakut-takuti karena kita kumpulan berjiwa patriotik," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di acara Kompas TV, Kamis (4/5). Gatot mengatakan, dalam sejarahnya umat Islam sebagai mayoritas…

Aktivis Malari 1974: Ahok Dihukum Ringan, Muncul Pembangkangan Sipil

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinyatakan hakim dengan hukuman ringah bahkan bebas maka muncul pembangkangan sipil di Indonesia. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Kamis (4/5). Menurut Salim, kasus Ahok tidak boleh dianggap ringan karena terkait kondisi perpolitikan nasional. "Seluruh rakyat Indonesia berharap Ahok dihukum berat karena telah menistakan agama," papar Salim. Mantan…