Bantu Korban Gempa Lombok, TNI Kirim Puluhan Relawan dan Logistik

TNI memberangkatkan lima unit pesawat menuju Lombok, NTB. Lima armada ini diterbangkan bersama puluhan relawan dan pasokan logistik guna membantu korban bencana gempa Lombok. "Pesawat membawa total 95 orang relawan, satu unit mobil rescue dan tenda lapangan milik Pramuka Peduli, 30 set tenda lapangan milik TNI serta 2.837 kilogram minyak goreng dan gula dari Aksi…

Prabowo Ingatkan Prajurit tak Perlu Patuhi Atasan jika Perintahnya Nodai NKRI

Prajurit tidak perlu mematuhi atasan jika perintahnya menodai NKRI dan melanggar hukum. "Meski harus taat kepada atasan, tetapi bila perintahnya itu menodai kesetiaan kepada NKRI, melanggar hukum & disiplin, tentu tidak harus dilakukan," kata mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo di akun Twitter-nya, Jumat (29 /12). Kata Prabowo, dalam sumpahnya, prajurit…

Dianggap Tidur & Makan, Ini Tanggapan Keras Anggota TNI di Perbatasan Terhadap Brimob

Saat ini beredar video di Youtube tanggapan keras anggota TNI yang bertugas di perbatasan Indonesia atas pernyataan anggota Brimob. Dalam video di Youtube berjudul "Pesan buat Brimob, katanya TNI makan tidur tok di perbatasan" terlihat anggota TNI melakukan penjagaan serius wilayah Indonesia dengan Papua Nugini. Seorang anggota TNI yang mengakui bernama Letnan Sutikno meminta anggota…

Terkait Impor Senjata, TNI Bongkar Kebohongan Istana & Polri

Pernyataan  Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto terkait keberadaan senjata impor yang masih tertahan di Bandara Soekarno-Hatta membongkar kebohongan Polri dan Istana."Sebelumnya Polri mengatakan, senjata yang diimpor tidak berbahaya, Istana melalui Johan Budi menggap impor senjata sesuai prosedur. Namun dengan pernyataan resmi TNI, membongkar kebohongan dua institusi itu," kata pengamat politik Muslim Arbi kepada…

Dokter Alumni Unhas Ini Fitnah TNI dan Islam

Seorang dokter bernama Andi Fadlan Irwan melalui akun Twitter-nya @fadlanous memfitnah TNI dan Islam. Pada 18 September 2017 Fadlan memfitnah TNI dengan tudingan menggerakan demo di YLBHI. "Memang banyak yang mengenakan atribut Islam, tapi keliatan sekali mereka massa bayaran. Sangat khas digerakkan oleh tentara," kicau Fadlan. Bukan hanya itu alumni kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar…

Geng Motor Ini Tantang TNI dan Polisi

Anggota geng motor bernama Jurhan Masmelow Rasta membuat status di akun Facebook-nya yang menantang anggota TNI dan polisi khususnya tim Jaguar. Seperti postingan tantangan dari Jurhan, KAMI AKAN HANCURKAN KOTA DEPOK DAN BOGOR KAMI GA PERNAH TAKUT SAMA APARAT ATU TNI AN…ING LAUT KALO KALIN BERANI KAMI TUNGGU JEMBATAN MAMPANG GW MAU BALAS DENDAM MEMBER…

Oknum Polisi Haji Uzzi Hina Institusi TNI

Oknum polisi di Facebook dengan nama Haji Uzzi menghina institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI). "TNI Kerjanya ngak jelas..habisin dana negara saja. di bukuk mutasi cuman isinya nurunin bendera bendera pukul lonceng, perang ngak ada, emang pengangguran terselubung," tulis Haji Uzzi. Diketahui, Haji Uzzi ini polisi lalu lintas yang sangat aktif di Facebook. setelah menghina institusi…

Ikut Berantas Teroris, Polri Ingatkan TNI Soal HAM

Polri mengingatkan TNI untuk mengedepankan HAM jika ingin bergabung dalam pemberantasan terorisme. "Jadi Pak Kapolri sendiri sudah mengatakan silakan kalau TNI mau membantu. Tidak masalah. Tapi ini tetap adalah proses penegakan hukum yang orientasinya HAM," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, Ahad (28/5). Menurut Setya, dalam memberantas terorisme harus sesui dengan aturan seperti tidak…

Fitnah Umat Islam & Provokasi, TNI Ingatkan Pendukung Jokowi dan Ahok

Pendukung Jokowi dan Ahok yang juga anggota pengawas Kantor Berita Antara, Boni Hargens mendapat peringatkan dari TNI karena menyebarkan fitnah dan provokasi terkait bom Kampung Melayu. Pusat Penerangan TNI, melalui akun Twitter resmi mereka, @Puspen_TNI mengingatkan Boni Hargens. "Kalimat Anda seperti bom yang menghancurkan persatuan. Ayolah bijak berkomentar." Sebelumnya, Boni Hargens di akun Twitter @bonihargens…

Kodam Jaya Tegaskan tak Ada Pertemuan Pangdam dengan Iwan Bopeng, Polisi Berbohong? 

Kodam Jaya membantah pernyataan pihak kepolisian yang menyebutkan Iwan Bopeng alias Fredy Tuhenay sudah bertemu Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana terkait kasus penghinaan terhadap tentara saat pencoblosan Pilkada DKI Jakarta.  "Tidak ada (pertemuan itu), kemarin kan ada acara tradisi serah terima (Teddy Lhaksmana), sebelum-sebelumnya juga nggak ada," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel…

Ada Upaya Skenario Sudutkan TNI Melalui Kasus Iwan Bopeng

Saat ini ada upaya skenario menyudutkan TNI dengan lambatnya aparat kepolisian menangkap pendukung Ahok-Djarot Iwan Bopeng yang mengancam tentara. "Skenarionya tentara marah dan menyerbu tempat persembunyian Iwan Bopeng bahkan pengancam tentara itu terbunuh. Maka tentara dipersepsikan sebagai pelanggar HAM," kata pengamat Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Kamis (23/2). Kata Baidhowi mengingatkan, kasus Cebongan di Yogyakarta di…

Ahok Terlihat Jadi Anak Emas Penguasa setelah Hina KH Ma’ruf Amin, Ini Buktinya

Tiga jenderal yaitu Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya dan Menko Maritim Jenderal Purn Luhut Panjaitan menemui KH Ma'ruf Amin setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menistakan Ketua Umum MUI di pengadilan menandakan mantan Bupati Belitung Timur itu menjadi anak emas penguasa. "Kesan yang timbul kenapa tiga jenderal yang  pemadam kebakaran. Justru yang terjadi asumsi Ahok anak…