Gatot Nurmantyo Cium Tangan SBY

Gatot Nurmantyo menunduk dan memegang tangan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Begini posenya. Terlihat di foto yang diambil dari lokasi buka bersama di kediaman Chairman Trans Corp, Chairul Tanjung, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018), Gatot mengenakan batik coklat-hitam dengan peci hitam. Adapun SBY mengenakan batik hitam beraksen putih, dengan…

Gatot Nurmantyo Makin Kuat Jadi Capres Alternatif

Langkah politik Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (capres) alternatif di Pemilu 2019 terus menuai simpati sejumlah partai politik (parpol). Setelah PAN menyatakan tidak menutup peluang akan bergabung (merapat) bersama mantan Panglima TNI itu, yang dideklarasikan sejumlah relawan, giliran PKB memberi sinyal dukungan serupa. Elektabilitas Gatot yang cenderung melejit dalam survei salah satu lembaga di Tanah…

Mahfud MD Sebut Jenderal Gatot Calon Kuat Lawan Jokowi

Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantto menjadi calon kuat Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. "Poros keduanya nanti Gatot. Gatot sebagai saingan (Jokowi). Saya kira, Prabowo tidak. Saya kira, ya," kata Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Kamis (19/4). Kata Mahfud, Gatot memang tidak punya partai. Namun, dalam pandangannya, Gatot lebih siap ketimbang…

Alumni HMI Berharap Parpol Capreskan Jenderal Gatot

Alumni HMI (KAHMI) berharap partai politik mengajukan Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon Presiden 2019. "Inilah perlu kelegowoan dari partai politik untuk mengusung Gatot," kata Ketua KAHMI Jakarta Utara, Jamran dalam pernyataan, Rabu (7/3). Sebagai seorang aktivis yang pernah dipenjara pada peristiwa Aksi Bela Islam 212, Jamran tidak yakin dengan koalisi parpol yang ada saat ini…

Presidential Threshold 20 %, Jenderal Gatot Masih Tetap Jadi Capres Potensial

Jenderal Gatot Nurmantyo masih menjadi capres alternatif potensial walaupun ada keputusan MK Presidential Threshold 20 persen. "Walaupun posisi bargaining dengan partai untuk mengusung Jenderal Gatot, namun mantan Panglima TNI ini bisa jadi capres alternatif di Pilpres 2019," kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Senin (15/1). Kata Muslim, PKS dan PAN akan mengusung Jenderal Gatot…

Jenderal Gatot Nurmantyo Bakal Diusung PPP di Pilgub Jateng 2018?

SekJen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, sampai saat ini partainya belum mengambil keputusan dalam pencalonan di Pilgub Jawa Tengah 2018. Hal ini karena perkembangan politik di Pilgub Jateng masih sangat dinamis. "Pilgub Jateng masih bersifat dinamis, dan karenanya PPP belum mengambil keputusan," papar Arsul saat dihubungi, Selasa (2/1/2018). Karena dinamisnya, menurut Arsul usulan-usulan…

Rezim Jokowi Berhasil Redupkan Popularis Jenderal Gatot

Rezim Joko Widodo (Jokowi) berhasil meredupkan popularitas Jenderal Gatot Nurmantyo dengan percepatan pergantian Panglima TNI. "Setelah pensiun, popularitas Jenderal Gatot meredup," kata pengamat politik Achsin Ibnu Masduki kepada suaranasional, Jumat (8/12). Kata Achsin, Rezim Jokowi melihat Jenderal Gatot sebagai pesaing potensial di Pilpres 2019. "Sebelum masuk tahun politik 2019, Jenderal Gatot harus dihentikan popularitasnya," ungkap…

GNPF Inginkan Jenderal Gatot Maju di Pilpres 2019

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menginginkan Jenderal Gatot Nurmantyo maju sebagai calon Presiden di Pilpres 2019. "Iya mendukung, dia juga salah satu," kata Juru Bicara GNPF Ulama Kapitra Ampera, Selasa (5/12) dikutip dari Jawa Pos. Menurut Kapitra alasan GNPF Ulama mendukung Gatot Nurmantyo lantaran sosoknya selama ini dekat dengan ulama, kiai, dan juga ulama.…

Desak Jenderal Gatot Diganti, Politikus PDIP tak Suka Panglima TNI Dekat Ulama

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak suka Panglima TNI dekat dengan ulama dengan meminta Jenderal Gatot Nurmantyo segera diganti. "Justru saya melihat komunikasi PDIP dan Panglima bermasalah di sini," kata Inisiator Garuda Nusantara Center Andrianto saat dihubungi wartawan, Sabtu (18/11). Andrianto menungkapkan untuk pergantian Panglima TNI ada mekanismenya dan hal tersebut merupakan kewenangan penuh Presiden.…

Media Internasional Soroti Panglima TNI Ditolak AS

Jenderal Gatot Nurmantyo Panglima TNI yang dirinya ditolak otoritas Amerika Serikat (AS) untuk masuk ke Negeri Paman Sam. Penolakan Jenderal Gatot ini menjadi sorotan media asing. Bahkan Reuters memberitakan penolakan itu dengan memberikan judul 'Indonesia demands answers after military chief denied U.S. entry'. Artikel itu memuat tentang Indonesia hendak mengirimkan nota diplomatik ke Menlu AS…

Wacanakan Jenderal Gatot Capres, Cara Cerdas PKB Gaet Suara Islam dan Nasionalis

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sangat cerdas dengan mewacanakan mengusung Gatot Nurmantyo sebagai capres 2019 agar meraih suara dari kalangan Islam dan nasionalis. Demikian dikatakan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Selasa (10/10). "Saat ini popularitas Gatot sangat tinggi, beberapa survei di medsos netizen memilih Gatot sebagai Presiden," ungkap Baidhowi. Kata Baidhowi, saat ini, publik menginginkan…

Tak Diproses Hukum, Nasib Nikita Mirzani Bisa seperti Iwan Bopeng

Nasib artis Nikita Mirzani yang menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bisa seperti Iwan Bopeng yang tidak diproses hukum sampai sekarang ini. "Kalau saya lihat nasib Nikita Mirzani sama dengan Iwan Bopeng. Ada backing besar di belakang Nikita," kata aktivis politik Rahman Simatupang kepada suaranasional, Jumat (6/10). Kata Rahman, harusnya aparat kepolisian segera memeriksa Nikita…

Panglima TNI: Memburu ISIS Itu Bohong, Tujuan Mencari Minyak

Pemburuan teroris maupun ISIS hanya digunakan untuk mencari sumber minyak di berbagai negara dan tidak menutup kemungkinan di Indonesia "Alasan memburu ISIS bohong, yang dicari minyak," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat (6/10). Kata Gatot, perburuan atas nama ISIS maupun teroris bagian dari proxy war. "Itulah contoh gimana…

Tuding Ada Adu Domba TNI-Polri, Publik tak Lupa Pendukung Jokowi Hajar Jenderal Gatot

Pendukung penguasa menuding ada upaya adu domba TNI-Polri padahal sebelumnya mereka menghajar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo setelah pernyataan ada senjata ilegal akan masuk ke Indonesia. "Setelah Jenderal Gatot membongkar senjata yang akan masuk, pendukung Jokowi menuding Panglima TNI main politik dan dihajar, difitnah. Setelah pernyataan Panglima benar, pendukung Jokowi menuding ada upaya adu domba…