Aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu menyindir pemerintah Jokowi yang gagal mengelola ekonomi secara baik dengan naiknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Rakyat tidak bisa menawar dolar yang meroket terus," kata salim kepada suaranasional, Selasa (8/5). Kata Salim, meroketnya nilai dolar AS terhadap rupiah mengindikasikan ekonomi Indonesia akan tumbang. "Jangan sepelekan rupiah yang terus melemah,…

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkenal dengan bantuan langsung lempar kepada rakyat dan tidak membuat kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Kamis (19/4). "Melempar bantuan ke rakyat itu tindakan yang sangat tidak terpuji dan merendahkan rakyat," jelas Salim. Kata Salim, memberikan bantuan kepada rakyat dengan cara dilempar…

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjilat ludah sendiri dengan membiarkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto merangkap jabatan sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Selasa (23/1). "Dulu dikatakan para menteri atau pejabat dilarang merangkap jabatan, sekarang dibiarkan," ujar Salim. Kata Salim, Jokowi selalu tidak konsisten dengan apa yang diucapkan. "Konsistensi…

Pada 2018 bukan hanya tahun politik yang memunculkan kegaduhan tetapi potensi konflik sosial yang diakibatkan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat kecil. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (13/1). "Potensi konflik bisa dilihat suara protes nelayan, rakyat yang menjerit akibat harga beras yang meroket tinggi," kata Salim. Menurut…

Rezim Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa merealisasikan janjinya mensejahterakan rakyat termasuk menurunkan harga kebutuhan pokok. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Selasa (9/1). "Rezim Jokowi hanya jago omdo (omong doang)," tegas Salim. Kata mantan tahanan politik era Soeharto ini mengatakan, di era Rezim Jokowi itu muncul ketidakadilan. "Yang punya kuasa dan dekat…

Rezim Joko Widodo (Jokowi) tidak memikirkan rakyat kecil dan hanya berupaya bisa berkuasa selama dua periode. "Rakyat kecil tidak dipikirkan tetapi Rezim Jokowi berupaya keras untuk berkuasa dua periode sehingga segala kebijakan hanya pencitraan saja," kata aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Sabtu (6/1). Menurut Salim, kondisi ekonomi di bawah Rezim Jokowi makin menyengsarakan…

Pada 2018 rakyat Indonesia di bawah Rezim Joko Widodo (Jokowi) makin sengara karena kebijakan tidak berpihak kepada rakyat kecil. "2018 rakyat makin sengara, pencitraan penguasa makin merajalela karena tahun politik untuk mempertahankan kekuasaan dua periode," kata aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Selasa (2/1). Kata Salim, pada tahun politik para elit politik hanya mementingkan…

Rezim Joko Widodo (Jokowi) membiarkan ulama dizalimi dengan tidak ada tindakan terhadap sekelompok masyarakat yang menolak ceramah dan persekusi Ustadz Abdul Somad. "Belum ada pernyataan dari pemerintah terkait persekusi Ustadz Abdul Somad di Bali. Ini seolah-olah Rezim Jokowi diamkan ulama dizalimi," kata aktivis Malari 1974 salim Hutadjulu kepada suaranasional, Selasa (12/12). Kata Salim, penguasa sekarang…

Reuni alumni 212 membuktikan bangkitnya kekuatan rakyat dalam menghadapi penguasa zalim karena melibatkan banyak komponen bangsa baik islam dan non muslim. "Saya suka sebut reuni 212 sebagai bangkitnya kekuatan rakyat dalam menghadapi penguasa zalim," kata aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional yang juga ikut reuni alumni 212 di Monas, Senin (4/12). Kata Salim, spirit…

Rezim Joko Widodo (Jokowi) berhasil memiskinkan rakyat Indonesia dengan berbagai kebijakan yang menyusahkan masyarakat kalangan bawah. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Senin (20/11). "Rakyat mengapresiasi cara Jokowi memiskinkan rakyatnya sendiri," sindir Salim. Kata tahanan politik era Presiden Soeharto ini, indikasi kemiskinan terlihat turunnya daya beli masyarakat. "Gimana mau beli, harga kebutuhan…

Bappenas Pesimis yang mengungkapkan pesimis Ekonomi 2017 Capai 5,2 Persen karena menurunnya daya beli masyarakat menjadi tamparan keras buat Presiden Jokowi. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (14/11). "Menurunnya daya beli bukan karena beralihnya masyarakat ke online tetapi lesunya ekonomi di era Jokowi," kata Salim. Kata Salim, kebijakan Jokowi…

Kepercayaan rakyat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin turun karena tidak dapat mengatasi masalah ekonomi. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Senin (13/11). "Walaupun sudah pencitraan di mana-mana, rakyat makin tidak percaya kepada Jokowi," ungkap Salim. Kata Salim, jurus Jokowi dengan berbagai macam paket kebijakan ekonomi tidak bisa menyelesaikan masalah. "Coba tanya…

Demokrasi di era Joko Widodo (Jokowi) karena Perppu Ormas telah disahkan menjadi undang-undang oleh DPR. "Perppu Ormas disahkan jadi UU, demokrasi di era Jokowi telah mati," kata aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Rabu (25/10). Menurut Salim, Perppu Ormas yang telah disahkan menjadi UU itu bisa menyasar di kalangan aktivis mahasiswa. "Kalangan mahasiswa biasa…

Perlawanan mahasiswa makin kuat walaupun pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ditetapkan tersangka dan ditangkap setelah ada kericuhan di depan Istana, Jumat (20/10) dalam rangka mengkritisi Jokowi-JK tiga tahun. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Senin (23/10). Menetapkan tersangka aktivis BEM tidak menyurutkan untuk menyurutkan suara kritis ke Rezim Jokowi," ungkap Salim. Kata…

Saat ini rakyat Indonesia butuh Presiden baru yang dapat mengatasi masalah ekonomi terutama kebutuhan pokok. "Rakyat sudah bosan Presiden yang suka pencitraan tetapi tidak bisa mengatasi masalah ekonomi," kata aktivis Malari 1974, Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Sabtu (14/10). Kata Salim, pencitraan yang dilakukan Presiden tidak bisa menurunkan harga kebutuhan pokok. "Yang dikedepankan Presiden atau pemimpin…