NasDem Sepakat dengan Jokowi Soal Prediksi Situasi Sulit Hingga Tahun Depan

Partai NasDem sepakat denganPresiden Joko Widodo (Jokowi) yang memprediksi situasi sulit akan terjadi hingga tahun depan dan meminta masyarakat terus optimistis. Situasi sulit disebut bisa lebih panjang bila vaksin COVID-19 belum ditemukan. "Saya setuju dengan apa yang dikatakan Presiden, bahwa situasi hingga tahun depan masih sulit. Bahkan, bila vaksin COVID-19 belum ditemukan dalam waktu dekat ini, situasi yang…

Ada Keterlibatan Pendukung Jokowi, Kasus Teror UGM Dibiarkan Hilang Begitu Saja

Kasus teror di Universitas Gadjah Mada (UGM) akan dibiarkan saja karena ada keterlibatan pendukung Jokowi dalam kasus tersebut. Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (2/6/2020). "Arahnya tidak ada pemeriksaan terhadap provokator yang menyebabkan teror di UGM," katanya. Kata Muslim, publik sudah bisa menduga jika pelaku pelanggar hukum pendukung penguasa akan…

Terlibat Narkoba, Politikus NasDem Ditangkap Polisi

Politikus Partai NasDem yang juga anggota DPRD Kabupaten Seruyan M Erwin Toha (MET) ditangkap polisi karena kepemilikan narkoba. "Salah satu tersangka adalah anggota DPRD Kabupaten Seruyan, MET. Berperan sebagai pembeli," kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan, Selasa (2/5/2020) dikutip dari detik.com. Hendra mengatakan ketiganya ditangkap di Jalan Baamang Tengah I, Kelurahan Baamang Tengah,…

Natalius Pigai: Era Jokowi, Rasisme di Indonesia Makin Nyata Berkembang

Rasisme makin nyata berkembang di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan melibatkan para buzzer untuk mengolok-olok dan menyamakan orang yang berbeda dengan penguasa dengan kera. "Rasisme di Indonesia makin nyata berkembang saat Jokowi Berkuasa ciptakan buzzer," kata mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai di akun Twitter-nya @NataliusPigai2. Kata Natalius Pigai, di era Jokowi terjadi rasisme…

Eks Aktivis ITB Adamsyah Wahab: Sejak Jokowi Berkuasa, Semua Aspek Alami Kemunduran

Eks aktivis Institut Teknologi Bandung (ITB) era 1980-an Adamsyah Wahab mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Sejak Jokowi berkuasa semua aspek mengalami kemunduran," kata Adamsyah di akun Twitter-nya @DonAdam68. Kata Adamsyah, kemunduran di era Jokowi terlihat pemerintah saat ini mengarah kepada demokrasi neo otoritarian. "Ekonomi diambang kebangkrutan," papar Adamsyah. Menurut Adamsyah, kondisi ekonomi di era Jokowi…

Disomasi Pemuda Muhammadiyah Jateng, Ade Armando Tetap Anggap Din Syamsuddin ‘Dungu’

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin 'dungu' atas pernyataannya dengan mengutip teoritikus Islam Al Mawardi bahwa kondisi pemerintah saat ini terpenuhi untuk dimakzulkan. "Saya menganggap pandangan Din bahwa sudah terpenuhi syarat-syarat untuk memakzulkan Presiden adalah pandangan yang ‘dungu’," kata Ade Armando kepada wartawan kepada wartawan, Senin (1/6/2020). Ade Armando, bersedia mencabut anggapan bahwa Din…

SBK: Rakyat Inginkan New Presiden

Rakyat Indonesia mengingikan new presiden bukan new normal di saat terbebani berbagai masalah di tengah virus corona baru (Covid-19). "Memberikan solusi terhadap bangsa bukan rakyat yang sudah sekarat dikepung masalah diberikan lagi beban maka rakyat lebih memilih new presiden," kata pengamat seniman politik Mustari atau biasa disebut Si Bangsat Kalem (SBK) kepada suaranasional, Selasa (2/6/2020).…

Hapus Blog Miliknya, Pengamat: Dirut TVRI Iman Brotoseno Pengecut

Dirut TVRI Iman Brotoseno pengecut dengan menghapus blog miliknya karena khawatir terbongkar jejak digitalnya. Demikian dikatakan pengamat politik dan sosial Muhammad Yunus Hanis kepada suaranasional, Senin (1/6/2020). "Iman Brotoseno khawatir jabatannya hilang ketika isi blognya dibongkar," ungkapnya. Kata Yunus, TVRI di bawah Iman Brotoseno makin terpuruk karena tidak mempunyai pengalaman dalam menngelola televisi. "Beda dengan…

Salim Said Sebut Omnya Luhut Terlibat Gestapu

Om dari Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terlibat dalam gerakan 30 September (Gestapu). "Dalam pertemuan itu saya ketemu Luhut Pandjaitan yang omnya ditangkap karena terlibat Gestapu. Benny Moerdani mengatakan 'Sorry ini aturan om loe gua tangkap juga'..begitu kira-kira," kata pengamat politik Salim Said di ILC tv One dengan tema "Benarkah PKI Bangkit Lagi"…

Serang Demokrat, Politikus Gerindra Beberkan Fakta Era SBY Banyak Aktivis Dipenjara

Politikus Gerindra Ali Lubis melalui akun Twitter-nya @AliLubisACTA membeberkan fakta di era Pemerintahan Susilo Bambang (SBY) banyak aktivis yang dipenjara. Ali Lubis menunjukkan berita dari detik.com 22 Mei 2018 berjudul "PD: Zaman SBY, Habib Rizieq Jadi Terpidana" Selain itu, Ali Lubis menunjukkan berita dari tempo 4 Desember 2013 berjudul "Demo SBY, 8 Aktivis PMII Madura…

Eks Ketum PB HMI: Keberanian & Idealisme, Ruslan Buton Korban Kriminalisasi

Ruslan Buton seorang pemberani dalam menyuarakan kebenaran dan korban dari kriminalisasi hukum di Indonesia. "Dia dikriminalisasi karena idialisme dan keberaniannya yang luar biasa," kata Eks Ketua Umum PB HMI M Fakhruddin di akun Twitter-nya @Fakhruddin_MS. Menurut Fakhruddin, keberanian dan ideliasme, Ruslan Buton layak mendapatkan pangkat penghargaan jenderal. "Kalaulah ada pangkat penghargaan Jenderal (honoris causa) seperti…

KGP: Kerusuhan di AS Bisa Terjadi di Indonesia

Kerusuhan di Amerika Serikat (AS) atas kematian warga kulit hitam George Floyd bisa terjadi di Indonesia. Demikian dikatakan Ketua Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas (KGP) dalam pernyataan kepada suaranasional, Senin (1/6/2020). "Ketimpangan kulit hitam di AS mirip pribumi di Indonesia," ungkapnya. Kata KGP, kebijakan pemerintah yang lebih mementingkan negera Cina dengan kedatangan TKA asal negeri…

Pandu Jokowi: Sebut Presiden Bisa Dimakzulkan, Din Syamsuddin Provokator & Kadrun

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menjadi provokator dan kadal gurun (kadrun) atas pernyataannya presiden bisa dimakzulkan. "Pernyataan Din Symasuddin yang menyebut presiden bisa dimakzulkan itu provokasi dan ia layak disebut kadrun," kata Koordinator Pandu Jokowi, Haryanto Subekti dalam pernyataan kepada suaranasional, Senin (1/6/2020). Menurut Haryanto, di tengah pandemi Covid-19, Din Syamsuddin harusnya ikut…

Peringati Hari Lahir Pancasila, Jokowi Ajak Pejabat Pusat-Daerah Pro-Rakyat

Dalam rangka peringatan hari lahir Pancasila, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak penyelenggara di pusat sampai daerah terus berpihak kepada masyarakat. Terutama, kepada masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan. "Tidak henti-hentinya saya mengajak seluruh penyelenggara negara, dari pusat sampai ke daerah untuk terus meneguhkan keperbihakan kita kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan," ujar Jokowi dalam upacara…

Wartawan Senior: Bu Mega tak Hafal Pancasila & Al Fatihah

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak hafal Pancasila dan surat Al Fatihah. "Bu Mega tak hafal Pancasila, tak hafal Alfatihah, tak percaya akhirat. Dosanya berlipat-lipat," kata wartawan senior Edy A Effendi di akun Twitter-nya @Effendi____. Kata Edy, Megawati tidak hafal Pancasila dan surat Al Fatihah bisa dilihat di YouTube. "Kamu cek…