Suasana haru sekaligus kebangga menyelimuti Ruang Command Center Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jumat (9/10/2026). Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar acara Temu Kebersamaan sekaligus Penyerahan Penghargaan bagi Kepala Desa yang memasuki masa purna tugas periode 2018–2026 momen istimewa yang diselenggarakan untuk pertama kalinya secara khusus menjelang berakhirnya masa bakti kepala desa di daerah ini.
Sebanyak 23 Kepala Desa dari 14 kecamatan menerima apresiasi langsung dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan mendalam atas delapan tahun pengabdian para pemimpin wilayah paling dekat dengan rakyat.
“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dedikasi para kepala desa. Banyak jejak pengabdian yang ditinggalkan bagi desa masing-masing. Sebagai bukti nyata, tidak ada lagi desa dengan status berkembang di Lamongan semuanya telah berstatus Mandiri dan Maju. Jarang sekali ada daerah yang seluruh desanya telah mandiri semua.”
Prestasi ini, menurut Bupati Yes, tak lepas dari peran sentral kepala desa di lapangan. Dampaknya tercermin dari angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan yang mencatatkan kinerja impresif: tumbuh 6,26 persen secara year-on-year pada Triwulan II Tahun 2025, naik signifikan dari angka 4,58 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi penopang utama.
“Meski di tengah berbagai keterbatasan, masyarakat Lamongan tetap produktif. Dan para kepala desa tentu memiliki andil besar di dalamnya,” tegasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, Joko Raharto, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kepedulian Pemkab terhadap loyalitas dan pengabdian para kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu yang turut hadir adalah Ibu Dumilah, Kepala Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu. Menanggapi kemungkinan tampil kembali dalam kontestasi pilkades mendatang, beliau menyampaikan dengan tulus:
“Saat ini saya ingin fokus ke keluarga dulu. Namun jika masyarakat Pelang menghendaki, mungkin kami pertimbangkan. Mohon doa restu suami dan keluarga itu yang terpenting bagi saya.”
Masa bakti ke-23 kepala desa ini secara resmi berakhir pada 10 Oktober 2026. Jejak kerja keras mereka kini menjadi fondasi bagi Lamongan yang kian kokoh berdiri sebagai daerah dengan seluruh desanya berstatus mandiri dan maju.
Pewarta Hadi Hoy





