_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/09/","Post":"https://suaranasional.com/2017/09/24/mendagri-minta-kekerasan-pki-di-film-g30spki-dihilangkan/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/09/24/mendagri-minta-kekerasan-pki-di-film-g30spki-dihilangkan/771fce54cfa3435d207d15b2d0eb3efb-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 24 September 2017
Breaking News
Home > Tag Archives: medsos

Tag Archives: medsos

Wartawan Senior: Pertemuan Tertutup Aktivis Medsos-Jokowi, Perang Gerilya Terhadap Penguasa di Dunia Maya Makin Kuat

Jokowi dan pegiat media sosial (IST)

Aktivis media sosial (medsos) yang diundang di istana ada yang suka menyebarkan kebencian dan bicaranya memecah belah bangsa Indonesia. “Bagaimana orang yg selalu menyudutkan dan melakukan ujaran kebencian disebut Penggiat Sosial dan diajak diakusi oleh Penguasa selama 3 jam, dan juga beberapa nama akan menjadi pembicara seminar NKRI, padahal kalau bicara selalu memecah belah anak -anak bangsa,” kata wartawan senior ... Selengkapnya »

Keterkaitan Group Saracen, Pengakuan Polisi dan Pertemuan Tertutup Jokowi-Pegiat Medsos?

Polisi menangkap Komplotan Saracen (IST)

Ada dugaan keterikatan group Saracen, pihak kepolisian yang mengakui masih belum mengungkap pemesan dan pertemuan aktivis medsos dengan Jokowi. Demikian dikatakan pengamat politik Ahmad Yazid dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (26/8). “Harusnya polisi bisa mengungkap kasus ini secara cepat tetapi tiba-tiba mengakui kuarng bukti untuk pemesannya,” ungkapnya. Menurut Yazid, setelah group Saracen ini terbongkar, ada pertemuan tertutup aktivis medsos dengan ... Selengkapnya »

Wartawan Senior: Sering Kumpulkan Pegiat Sosmed, Perlawanan ke Jokowi Lebih Gencar

Jokowi dan para pegiat media sosial atau medsos (Dok Fanpage Jokowi)

Presiden Jokowi akan terus mendapat perlawan gencar di dunia maya maupun sosial media (sosmed) jika mantan Wali Kota Solo itu sering mengumpulkan pegiat sosmed. “Pak @jokowi lupa, perlawanan di sosmed akan lebih gencar jika Pak Jokowi melakukan kebiasaan mengumpulkan para pegiat sosmed,” kata wartawan senior Edy A Effendi di akun Twitter @eae18. Kata Edy, seorang Presiden Jokowi sangat tidak layak ... Selengkapnya »

Telegram Akan Diblokir Pemerintah, Facebook dll Menyusul?

wp-1500075808620..jpg

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kemenkominfo) memerintahkan akan melakukan pemblokiran aplikasi Telegram di Indonesia. Rencananya pemblokiran baru akan diumumkan pada Senin (17/7/2017) mendatang. “Ya (ada perintah untuk blokir), saya lagi siapin catatan-catatannya ya mas. Semoga Senin Pak Dirjen Aptika (Semuel Abrijani Pangerapan) bisa kasih penjelasan luas,” papar juru bicara Kemenkomifo, Noor Iza saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat ... Selengkapnya »

Tak Tepati Janji Potong Kuping, Netizen: Ruhut Banci Kaleng

wp-1493037463489..jpg

Beberapa pengguna media sosial (netizen) menanggapi Ruhut Sitompul yang tidak menempati janji memotong kuping jika Ahok kalah di Pilkada DKI Jakarta. Netizen merasa kecewa dengan politikus mulut besar itu karena tidak mau melaksanakan janjinya tersebut. Pengguna akun Twitter Adi Handojo @AdiDojo2 menilai Ruhut mengecut dan lebih baik pakai rok saja. “Cocoknya pakai rok saja si mulut besar,” ungkapnya. Hal sama ... Selengkapnya »

Tertibkan Medsos yang Dianggap Hoax Penguasa akan Gagal

Sosial media (IST)

Penertiban media sosial (medos) yang dianggap hoax oleh penguasa akan gagal karena tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.  “Kini medos mau ditertibkan agar mereka tak menyerang penguasa. Saya yakin gagal. Sebab penertiban itu diketahui umum sekadar utk kepentingan kekuasaan. Tak ada hubungannya dengan kepentingan rakyat,” kata mantan anggota DPR Djoko Edhi Abdurrahman kepada suaranasional, Senin (9/1). Djoko mengkritik berita hoax tentang ... Selengkapnya »

Staf Khusus Era Presiden SBY: Hoax adalah 85 % Janji Jokowi di Media Belum Dipenuhi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (IST)

Berita hoax adalah janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disebar di media tetapi sampai saat ini belum ditepati. “Apa yang disebut Hoax? 85 % janji Jokowi yang sudah disebar media dalam kampanye tapi belum dipenuhi,” kata Staf Khusus Era Presiden SBY, Andi Arief di akun Twitter-nya @andiariefaa. Kata Andi Arief, rezim Jokowi mengalami kegusaran bila terjadi aksi besar seperti 411 ... Selengkapnya »

MUI Tegaskan Tanpa Fatwa pun, Menyebarkan Berita Bohong Dilarang Agama

wp-1483156848527.jpg

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan berita bohong atau sering dikenal hoax dan juga berita fitnah yang tersebar di media sosial, termasuk menyebarkannya.  Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid menegaskan, berbohong apa pun bentuknya dilarang agama. “Fatwa itu ditetapkan jika ada pihak yang memintanya. Tapi tanpa ada fatwa, yang namanya bohong itu dilarang agama,” ucap Zainut ... Selengkapnya »

Bukan Kalangan Oposisi atau Aktivis, Buzzer Istana Penyebab Kegaduhan di Media Sosial

Sosial media (IST)

Penyebab gaduhnya di media sosial (medsos) bukan dari kalangan aktivis maupun oposisi tetapi buzzer Istana. “Presiden acap kali bersikap sinis, cuek pada kritikan publik bahkan terkesan memanfaatkan jaringan buzzer Istana untuk membodohi dan mengkelabui rakyat,” kata Ketua Progres 98 Faizal Assegaf kepada suaranasional, Jumat (30/12). Kata Faizal, sikap presiden yang meminta berlaku sopan di medsos tetapi membiarkan buzzer pendukungnya tidak ... Selengkapnya »

Sebut 5 Pahlawan RI KAFIR pada Pecahan Mata Uang Baru, Kader Wanita PKS Dilaporkan Polisi

wp-1482332726662.jpg

Salah satu kader wanita Partai Keadilan Sejahtera, yakni Dwi Estiningsih dilaporkan Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia ke Kepolisian Daerah Metro Jaya, Rabu, 21 Desember 2016.  Dwi dilaporkan karena membuat cuitan di akun media sosial yang dianggap berbau kebencian dan bernuansa suku, agama, ras, dan antargolong (SARA). Menanggapi laporan dirinya ke polisi, Dwi menjawab santai. Dwi melihat laporan tersebut justru ... Selengkapnya »