Wartawan Senior Goenawan Mohamad Sebarkan Hoax

Wartawan senior senior Goenawan Mohamad menyebarkan hoax terkait acara di Monas, Sabtu (28/4) yang bagi-bagi sembako. "Acara kemarin di Monas adalah acara Pemda DKI. Ada bagi2 sembako. Ada yg mengaku itu acara Paskah, ada yg mengatakan itu acara @jokowi. Hmm...," tulis Goenawan di akun Twitter-nya @gm-gm. Ia menulis seperti itu dengan melampirkan surat ijin berkop…

Warga Tionghoa tak Boleh Miliki Tanah, Goenawan Mohamad: Sultan dan Hakim Yogya Rasis?

Budayawan yang juga wartawan senior Goenawan Mohamad mengkritik keras kebijakan di Yogya di mana warga Tionghoa dilarang memiliki tanah. "Gema lanjutan Pilkada DKI: maraknya rasisme, juga di kalangan hakim. Keadilan sosial dlm Pancasila bukan politik etnis, ndoro!" kata Goenawan di akun Twitter-nya @gm_gm. Goenawan berkomentar seperti itu dengan melampirkan berita dari Harian Jogya berjudul "Hakim…

Untuk Bapak yang Menamakan Diri Goenawan Mohamad

Dlm artikel : RIBUT INI PANGKALNYA APA ? Soal Ahok ? Bukan. Soal Jokowi ? Bukan. Salam dari saya : Agus Mualif. Yang ribut itu ya siapa sih ? Lah wong cuma demo damai nuntut pengadilan bagi penista agama saja kok dibilang ribut ? Selesai pengadilan kan ya sudah bubar. Ada ekses ? Ya adalah…

Anak Amien Rais Sebut Goenawan Mohamad Ahli Fitnah

Anak Amien Rais, Hanum Rais ikut mengomentari postingan wartawan senior Goenawan Mohamad di akun Twitter-nya. Hanum menyebut Goenawan Mohamad yang memposting foto Amien Rais dan ditulis "Tegaklah, Mas Amien Rais. Anda terima Rp 600 juta tapi belum tentu bersalah. Kita tak boleh cepat mencerca, bukan?" berisi fitnah. Hanum menuliskan, "Foto ini Anda ambil dari foto…

Goenawan Mohamad, Intelektual Manipulator

Mas Goen sudahilah membodohi rakyat Indonesia dengan pelintiran-pelintiran manipulatif ide demagogmu. Apa dikira kita semua nggak pernah baca karyanya Gayatri Spivak Can The Subaltern Speak? Demikian dikatakan dosen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi di akun Facebook-nya dengan judul "Manipulator Intelektual." Airlangga menulis cukup panjang menyikapi kicauan Goenawan Mohamad di akun Twitter yang menyinggung pembelaan…

Aktivis Kemanusiaan Sebut Penjilat Ahok Sinting, Ada Apa?

Aktivis kemanusian mengecam keras pernyataan Goenawan Mohamad dan gerombolannya yang mencibir orang-orang yang membela kelompok miskin maupun penggusuran. Selama ini Goenawan Mohamad dan gerombolannya termasuk komunitas Salihara menyatakan dukungan terhadap Ahok di Pilkada 2017. Aktivis kemamanusian Rahung Nasution menyebut sinting pernyataan Luthfi Assyaukani yang menyebutkan pembela orang-orang miskin ingin melestarikan kemiskinan. “Ini tuduhan paling sinting!…

Goenawan Mohamad dan Gerombolan Salahkan Pembela Penggusuran

Goenawan Mohamad dan kelompoknya yang saat ini menjadi pembela Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyalahkan orang-orang yang membela penggusuran di Jakarta. Melalui akun Twitter Gunawan Mohamad @gm_gm mempertanyakan orang-orang sah yang mewakili orang miskin. "Siapa sebenarnya yang sah mewakili orang miskin? Tidak mungkinkah mereka sendiri yang bicara? Can't the subaltern speak" Padahal Goenawan pernah menuliskan,"Di hari-hari…

Salihara Tempatnya Goenawan Mohamad jadi Lomba Penyajian Bir

Salihara yang menjadi tempat mangkalnya budayawan Goenawan Mohamad menjadi lomba penyajian bir, Selasa (15/3/2016). Acara ini disponsori Heineken. Dalam lomba itu, Risky Dwi Andrianto terpilih menjadi juara Indonesia Bartender Final 2016. Ia juga mewakili negara dalam Heineken Star Serve Global Bartender Final 2016 di Amsterdam tanggal 19 April ini. "Selama 143 tahun Heineken berkomitmen untuk…

Gila, Kemendikbud Keluarkan Rp146 Miliar untuk Pameran Buku Frankfurt Diketuai Goenawan Mohammad dan Tanpa Tender

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan anggaran yang cukup besar yaitu Rp146 miliar untuk ikut serta dalam pameran buku Frankfurt di Jerman. Pemilik akun Wilson Sitoris @wilsonsitorus mempertanyakan penggunaan anggaran termasuk tender. "Saya tabayyun, jangan dimarah. Anggaran Frankfut itu ditender gak? Saya cari di LPSE gak nemu, mungkin saya yg kurang telaten mencari," kicau Wilson. Sastrawan…