Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin terlihat gagah di atas kapal perang KRI Imam Bonjol justru tidak berdaya menghadapi kelompok Abu Sayyaf yang menculik tujuh WNI. "Gagah2an di atas kapal perang, skr kelabakan menghadapi penculikan dr negara tetangga. Kebanyakan Stage craft drpd Statecratf," kata dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet di akun Twitter-nya…

Orang kepercayaan Megawati Soekarnoputri, Pramono Anung lebih membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) daripada sang Ketua Umum PDIP itu terkait uang tebusan untuk sandera. Pramono Anung mengatakan, tidak ada tebusan saat 10 WNI dilepas oleh kelompok Abu Sayyaf. “Bahwa pertanyaannya ada tebusan atau tidak, kami sampaikan tidak. Tidak ada tebusan,” tegas Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada…

Pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina menggunakan uang tebusan dari PT Patria Maritim Lines. "Kelompok Abu Sayyaf minta uang tebusan 10 WNI sebesar Rp15 Miliar. Hasil nego disepakati Rp5.5 Miliar dari uang PT Patria Maritim Lines," kata wartawan senior Edy A Effendi melalui akun Twitter @eae18. Wartawan yang pernah bekerja di…

Putra Amien Rais, Hanafi Rais menuding ada partai politik yang sengaja cari panggung terkait pembebasan 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf di Filipina. "Ada yang pengen manggung. Kepada siapapun ini kan soal nyawa manusia jangan dipolitisasi," ungkap Hanafi dalam keterangan kepada wartawan, Senin (2/4). Hanafi yang saat ini sebagai Wakil Ketua Komisi I akan memanggil…

  Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu bisa meminta bantuan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir untuk membebaskan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan."Pernyataan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir itu sangat didengar oleh kelompok Abu Sayyaf. Kalau hanya mengandalkan penyerbuan dan diplomasi secara formal sangat sulit," kata pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki kepada suaranasional, Selasa (29/3).…