Sebarkan Hoax, Netizen: Kompas Online Media Sampah

Pengguna media sosial (medsos) ikut mengomentari Kompas Online yang diduga menyebarkan hoax terkait berita Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang membantu pelunasan ijazah siswa SMA di Lamongan. Beberapa netizen menilai Kompas Online sebagai media sampah karena tidak memberikan ruang bagi Dinas Kependidikan untuk memberikan klarifikasi terkait hal itu. Akun Twitter Ahmad Nurdianto @Nurdianto71 menilai Kompas Online…

Progres 98: Lawan Keculasan Kompas dan Metro TV

Kampanye anti KOMPAS dan METRO TV harus lebih giat dilakukan. Pastikan gerakan tersebut menjadi masif, hingga puncaknya puluhan ribu umat Islam mendatangi dan menduduki kedua kantor media tersebut.Demikian dikatakan Ketua Progres 98 Faizal Assegaf kepada suaranasional, Senin (13/2). "Jangan takut, saya yang tanggung jawab, mau lapor himbauan saya ini ke POLISI silakan saja," ungkap Faizal. …

Tak Lelah, Kompas Online Tipu Pembaca saat Acara Silaturahim Umat Islam di Istiqlal

Kompas Online selalu memberitakan yang tidak sesuai dengan faktanya terutama menyangkut kegiatan umat Islam. Dalam acara "Silaturahim akbar Doa untuk Kepemimpinan Ibu Kota", Ahad (18/9), Kompas Online memberikan judul "Rtausan Anggota Ormas Islam Gelar Shalat Zuhur Berjemaah di Masjid Istiqlal." Judul Kompas Online itu ingin menggiring pembaca bahwa acara itu hanya dihadiri segelintir saja, padahal…

Wartawan Senior Kompas Mempersoalkan Rizal Ramli dan Amien Rais Kasar, Ahok Tidak

Wartawan senior Kompas Budiarto Shambazy hanya mempersoalkan pernyataan mantan Menko Maritim Rizal Ramli dan Amien Rais yang dianggap kasar. "Rizal Ramli bilang Ahok "raja gokil", Amien Rais bilang Ahok "sontoloyo". Kok politik kita makin kasar ya?" kicau Budiarto di akun Twitter-nya @Shambazy. Selama ini, Budiarto baik melalui tulisan, pernyataan maupun kicauan di Twitter tidak pernah…

Peneliti Universitas Leiden Belanda Nilai Kompas Kecilkan Suara Umat Islam Tolak Ahok

Media massa Kompas baik cetak maupun online tidak memberitakan umat Islam yang berdemo menolak kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ahad (4/9). "Saya setelah melakukan riset dan tidak menemukan berita demo kemarin mengenai penolakan umat Islam terhadap Ahok. Kompas sama sekali tidak membuat berita satu pun mengenai peristiwa penting tersebut," kata peneliti dari…

Lagi, Kompas Online Sudutkan FPI Terkait Pengusiran Ahok

Kompas Online berupaya menyudutkan Front Pembela Islam (FPI) dalam peristiwa pengusiran warga Penjaringan Jakarta Utara terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Kamis (23/6). Kompas Online menulis judul "Polisi: Massa yang Aksi Anarkitis Saat Ahok Resmikan RPTRA Mengaku FPI." Padahal dalam isi berita Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, ""Mereka waktu…

Diingatkan FPI Soal Soal Kasus Serang, Kompas Ucapkan Terima Kasih

Pihak Kompas mengucapkan terima kasih kepada Front Pembela Islam (FPI) yang telah mengingatkan dalam pemberitaan kasus penertiban warung makan di Serang. "Trima kasih atas masukan dan teguran dari FPI. “Pertemuan ini sebagai silaturahim dan saling mengingatkan dimana kami dinilai melenceng,” kata Direktur Corporate Communication Kompas Gramedia Widi Krastawan sebagaimana dikutip dari Suara Islam. Dengan adanya…

Wartawan Kompas ini Akui Sulit Bongkar Kasus Reklamasi di Jakarta

Kasus reklamasi di Jakarta yang melibatkan beberapa pengembang sangat sulit dibongkar karena maketnya saja dilarang diabadikan. "Sebenarnya bukan perkara mudah bagi wartawan mengorek hal ihwal pulau reklamasi. Motret maketnya aja dilarang," kata wartawan Kompas Billy Khaerudin di akun Twitter-nya @BiLLYKOMPAS. "Fire wall-nya juga memastikan wartawan terlindungi dari kepentingan bisnis," ungkap Billy. Selain itu, ia mempertanyakan…

Kasus Panci Bertuliskan Lafadz Al Quran, Kom*** Online Tipu Pembaca

Media onlie Kom***.com berupaya mengelabu pembaca dalam kasus panci bertuliskan Al Quran "Al Hamdulillah". Panci itu bertuliskan huruf arab "Al Hamdulillah"  yang diambil dari Al Quran di mana aturannya tidak boleh sembarangan menaruhnya. Namun Kom*** Online hanya memberikan judul Panci "Bertuliskan Aksara Arab, FPI Lapor Polisi". Kom*** Online ingin menggiring pembaca bahwa aksara arab itu…