by

Wakapolda Jabar Kunjungi Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor

Wakapolda Jawa Barat (Jabar) Brigjen Pol Drs Eddy S bersama rombongan mengunjungi Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (29/9/2020) dari jam 17.30 WIB sampai 18.30 WIB.

Brigjen Pol Drs Eddy S bersama rombongan mengunjungi posko dalam rangka pengecekan kesiapan Gugus Tugas dalam penanganan Covid-19 di kota Bogor.

Adapun hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Jabar Brigjen Pol Drs Eddy S, ‚ÄčKapolresta Bogor Kota, Wakil Walikota Bogor selaku Ketua GGTP Covid-19 Kota Bogor, ‚ÄčKasatpolpp Kota Bogor.

Ketua GGTP Covid-19 Dedie A Rachim mengatakan, tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Bogor cukup tinggi karena sebagai penyangga ibu kota dan kasusnya berasal dari luar Kota (kategori imported)

Baca juga:  Lanskip: Polisi Harus Tindak Tegas Geng Motor & Tawuran Pelajar di Kota Bogor

Berdasarkan data badan pengelola jalan tol bahwa mobilitas kendaraan di Tol jagorawi mencapai 200.000 kendaraan keluar masuk Kota Bogor atau sekitar 20% dari total penduduk kota Bogor.

Ia mengatakan, cluster keluarga menjadi salah satu penyumbang Covid-19 terbesar walaupun saat ini pemerintah masih meliburkan anak-anak sekolah. Dedie berharap anak-anak aman dari penyebaran Covid-19 tetapi penularan masih terjadi karena penularan berasal dari kepala keluarga yang bekerja atau keluar masuk kota Bogor khususnya DKI jakarta.

Kota Bogor saat ini berada di zona merah (resiko tinggi) karena angka kesembuhan Covid-19 di bawah 1,8%, serta status zona merah yang juga terlihat dari data 14 indikator penyebaran Covid-19 yang dilakukan selama masa inkubasi 14 hari.

Baca juga:  Polisi Gerebek Pesta Gay, Muhammadiyah Kota Bogor: Indonesia Darurat LGBT

Dedie A Rachim mengatakan, cluster terbesar yang pernah terjadi di Kota Bogor adalah cluster semplak ditemukan sebanyak 13 orang dalam satu keluarga dan perawatan di 3 RS antara lain 8 di RSUD, 5 RSMM dan 5 orang di rawat di RS kabupaten Bogor.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed