_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/11/","Post":"https://suaranasional.com/2017/11/23/kh-luthfi-bashori-berpakain-islami-imannya-mancung-tinggalkan-pakaian-islami-pesek-imannya/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/11/23/kh-luthfi-bashori-berpakain-islami-imannya-mancung-tinggalkan-pakaian-islami-pesek-imannya/kh-luthfibashori/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Thursday , 23 November 2017
Breaking News
Home > News > Dirut Waskita Karya Bungkam Ketika Ditanya Isu Impor Tiang Pancang Dari Malaysia?

Dirut Waskita Karya Bungkam Ketika Ditanya Isu Impor Tiang Pancang Dari Malaysia?

Muhammad Choliq, Direktur Utama PT Waskita Karya. Tbk, mengungkapkan proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Palembang Sumatera Selatan ditargetkan selesai pada tahun depan.

“Maret 2018 selesai 100%,” papar Choliq seperti dilansir TeropongSenayan, Selasa (14/11/2017).

Saat ditanya sudah berapa persen progres pembangunan proyek LRT tersebut,

“70%,” jawab dia singkat.

Namun ketika ditanya adanya isu impor tiang pancang dari Malaysia dalam proyek pembangunan LRT di Palembang, Choliq belum menjawabnya hingga berita ini diturunkan.

Diketahui, perusahan plat merah PT Waskita Karya. Tbk saat ini menjadi perusahaan BUMN konstruksi yang dipercaya menggarap proyek LRT di Palembang Sumsel.

Groundbreaking Proyek LRT tersebut dimulai pada 21 Oktober 2015 dengan panjang lintasan 23,40 KM. Adapun nilai kontrak proyek tersebut sebesar Rp10,9 Triliun.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum