_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/11/","Post":"https://suaranasional.com/2017/11/23/kh-luthfi-bashori-berpakain-islami-imannya-mancung-tinggalkan-pakaian-islami-pesek-imannya/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/11/23/kh-luthfi-bashori-berpakain-islami-imannya-mancung-tinggalkan-pakaian-islami-pesek-imannya/kh-luthfibashori/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Thursday , 23 November 2017
Breaking News
Home > Inspirasi > Mahasiswa Magelang Ciptakan Prototipe Mobil Hemat Energi

Mahasiswa Magelang Ciptakan Prototipe Mobil Hemat Energi

Foto: Pertiwi

Sebuah prototipe mobil hemat energi lahir dari tangan-tangan kreatif mahasiswa D3 Tenik Mesin Universitas Negeri Tidar Magelang. Prototipe yang dinamakan ELANG (Electrical Lightweight Automobile Non Gasoline) Untidar tersebut mengandalkan tenaga listrik sebagai sumber tenaganya.

Terdapat tujuh mahasiswa yang berada di balik kesuksesan pembuatan prototipe pertama tersebut. Yakni Heru Sai Udin, Arfashad Izaz Adi Saputra, Tommy Hidayat, Adi Saputro, Afiat Robiyahya, Muhammad Islakhudin, dan Fandi Again Dwi Permana. 

Mereka dibantu enam teknisi yaitu Lukman Nurul Hakim, Setya Pambudi, Nurofik, Bangkit Hendra, Dwi Ary, dan Setyo Rizki Adyanto.

“Elang ini sudah kami upgrade di beberapa bagian, disesuaikan dengan kualifikasi Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE),” jelas Ketua Tim Elang, Heru Sai Udin, usai test drive di GOR Dr Moch Soebroto, Magelang.

Heru menyebutkan, Elang memiliki panjang 260 cm dan tinggi 70 cm dengan mengandalkan tenaga listrik dari empat accu yang dirangkai secara seri berdaya total 48 volt. Bahan pembuatan Elang adalah besi galvanis dengan dimensi 3×6 dan tebal 1,4 mm. 

Kaca depan dan samping terbuat dari fiberglass di mana bahan ini bertujuan melindungi keselamatan pengemudi jika nantinya terjadi kecelakaan. 

“Dari hasil uji di jalan, Elang mampu melaju dengan kecepatan 35-50 km/jam,” terang Heru.

Dia mengatakan, Elang akan diterjunkan dalam kompetisi KMHE yang diadakan oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) di ITS Surabaya.

“Tanggal 8 November nanti kami berangkat. Sebelumnya, kami lebih dulu menjalani seleksi bersama 106 tim dan akhirnya lolos ke tahap dua bersama 80 tim dari 43 universitas,” katanya.

Khusus untuk kategori Prototype – electrical vehicle, Elang akan bertanding dengan 17 tim. Selama berlaga di Surabaya, setiap mobil nantinya harus melakoni lima kali race dengan delapan kali putaran per race dalam waktu kurang dari 30 menit.

“Kami menargetkan lolos pemeriksaan, race tiap hari, dan syukur-syukur dapat juara,” kata Heru.

Sementara itu, Rektor Untidar, Cahyo Yusuf mengapresiasi inovasi dan ide kreatif mahasiswa tersebut. 

“Inovasi dan ide kreatif seperti inilah yang kami tunggu. Elang diharapkan dapat menular dan semakin memicu banyak hasil ide kreatif mahasiswa yang maju di kancah nasional. Semoga sukses dan mendapatkan kejuaraan,” kata Cahyo. [detik]

loading...
loading...


About Ibnu Maksum