by

Athies Boleh di Indonesia, Menteri dari PDIP Bolehkan WNI Kosongkan Agama di KTP

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (IST)
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (IST)

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan alasanĀ  memperbolehkan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk dikosongkan.

Menurut dia, banyak warga negara yang memiliki keyakinan di luar enam agama yang diakui di Indonesia.

“Apakah kemudian mereka tidak boleh diberi KTP? Sepanjang keyakinannya tidak sesat dan tidak menyimpang, tetap diberikan KTP,” kata Tjahjo, Rabu, (24/2).

Dalam Kongres Kebebasan Beragama 2016 pada 23 Februari 2016 lalu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memperbolehkan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk dikosongkan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak kebebasan beragama. Namun, meskipun kolom agama boleh dikosongkan, bukan berarti agama atau paham yang dianut tidak akan didata.

Baca juga:  Sebut Ada Pihak Halalkan Cara Raih Kekuasaan, Tjahjo Kumolo Serang JK?

Tjahjo mengatakan, pendataan lengkap akan tetap dilakukan. Tujuannya, untuk memastikan tiap aparatur negara di daerah memiliki data yang lengkap akan penduduknya. Hal itu, menurut Tjahjo, juga akan memudahkan pemerintah dalam mendata penduduknya untuk pemilu mendatang.

loading...

Loading...

News Feed