Akui E-KTP Palsu Dicetak di China, Indikasi Dimanfaatkan Kemenangan Ahok dan Migrasi Warga RRC

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengakui, E-KTP palsu banyak dicetak di China dan Paris menjadi indikasi bisa dimanfaatkan untuk kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan migrasi warga negeri Tirai Bambu ke Indonesia. Demikian dikatakan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Selasa (4/10). "Apalagi untuk menjadi pemilih di Pilkada DKI Jakarta hanya dengan E-KTP, dan…

Ngeri, KTP untuk Ahok bisa Dijual

Pengumpulan KTP oleh TemanAhok yang katanya bisa mencapai 1 juta bisa disalahgunakan untuk dijual ke pihak-pihak tak bertanggungjawab. "KTP-ktp itu bisa dijual oleh pihak-pihak tertentu. Itu pasti, terlebih lagi temanAhok butuh dana juga," kata pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Kamis (28/7). Kata Baidhowi, saat ini, TemanAhok sudah mengikuti kelicikan yang dilakukan Ahok. "Cara licik…

Formulir KTP untuk Ahok Jadi Bungkus Gorengan

Masyarakat kecil di DKI Jakarta semakin kreatif dalam menyampaikan perlawanannya terhadap arogansi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Seorang akun di Google Plus bernama "Berandalan Bandung" menceritakan, Penjual gorengan di kawasan Semper Jakut, yang menjadikan formulir KTP untuk Ahok sebagai bungkus gorengan. "Ssebagai mana KEMAREN sempat juga saya post..tentang FORMULIR tersebut dijadikan BUNGKUS BAWANG…

Kosongkan Kolom Agama di KTP, Rezim Jokowi Menuju Sekuler

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang membolehkan WNI mengkosongkan agama menjadi bukti Rezim Jokowi menjadi negara sekuler. "Kalau membolehkan mengkosongkan agama, itu negara sekuler, data agama tidak tercatat dalam negara," ungkap pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki kepada suaranasional, Jumat (26/2). Menurut Ibnu Masduki, harusnya agama di Indonesia menjadi spirit untuk membangun bangsa Indonesia lebih baik.…

Athies Boleh di Indonesia, Menteri dari PDIP Bolehkan WNI Kosongkan Agama di KTP

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan alasanĀ  memperbolehkan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk dikosongkan. Menurut dia, banyak warga negara yang memiliki keyakinan di luar enam agama yang diakui di Indonesia. "Apakah kemudian mereka tidak boleh diberi KTP? Sepanjang keyakinannya tidak sesat dan tidak menyimpang, tetap diberikan KTP," kata Tjahjo, Rabu, (24/2). Dalam Kongres Kebebasan…