Minta Jokowi Dimakzulkan, Relawan Prabowo-Gibran Lamongan: Bos SMRC Saiful Mujani Layak Masuk Penjara

Bos SMRC Saiful Mujani layak masuk penjara atas pernyatannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus dimakzulkan.

Demikian dikatakan Relawan Prabowo-Gibran Lamongan Rinto Junaidi dalam pernyataan kepada redaksi www.suaranasional.com, Jumat (12/1/2024). “Pemakzulan Jokowi akan memunculkan kekacauan negara Indonesia,” paparnya.

Rinto menduga, jagoan Saiful Mujani di Pilpres 2024 kalah dalam setiap survei sehingga mengutarakan untuk memakzulkan Jokowi. “Publik sudah tahu, bos SMRC mendukung paslon 03,” jelasnya.

Kata Rinto, masyarakat makin cinta kepada Jokowi ketika ada upaya untuk memakzulkan Jokowi. “Tingkat kepuasaan terhadap kinerja Jokowi masih tinggi,” ungkap Rinto.

Baca juga:  Umpat Jokowi dengan Kata-kata Binatang, Loyalis Jokowi Lamongan: Penjarakan Butet Kartaredjasa!

Sebelumnya Bos SMRC Saiful Mujani erpendapat jika ingin mendapatkan Pemilu yang Jurdil (jujur dan adil), maka Jokowi harus dimazulkan terlebih dahulu. Sebab cawe-cawe Jokowi sudah sangat gamblang dan makin masif yang membuat pasangan Capres nomor urut 01 dan nomor urut 03, sulit mendapatkan keadilan.

“Harapan saya adalah harus dilakukan proses pemakzulan terhadap Jokowi. Ada orang yang bilang berbahaya pemakzulan itu bisa chaos, bisa teman-temannya Pak Gatot ambil alih secara tidak demokratis. Saya sebutnya proses pemakzulan. Bisa jadi sampai Oktober 2024, mungkin proses pemakzulan belum selesai. Tetapi itu harus dilakukan karena itu akan memberikan informasi yang bagus kepada publik bahwa orang yang didukung Jokowi sangat tidak layak untuk dipilih. Itu proses yang sangat penting. Bahwa kemudian sampai Jokowi turun belum selesai proses pemakzulan, tidak apa-apa, tetapi kalau ditemukan aspek-aspek kriminal, Jokowi berhenti kan bisa masuk penjara,” urai Saiful.

Baca juga:  Soal Sengkarut Proyek BTS Kemenkominfo, BPK RI Didesak untuk Segera Lakukan PDTT

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *