Ikatan Keluarga dan Alumni Nederland Bermusyawarah untuk Turut Membangun Tanah Air

Ikatan Keluarga dan Alumni Nederland berhasil menyelenggarakan Rapat Umum Anggota (RUA) dan mengangkat kepengurusan baru periode 2023-2026. Kuntjoro Pinardi, alumni Technische Universiteit Delft (TU Delft) terpilih sebagai Ketua Umum periode 2023-2026, yang akan didampingi oleh Ferry Latuhihin, alumni Erasmus Universiteit Rotterdam dan Agung Hermawan, alumni TU Delft, masing-masing sebagai Wakil Ketua. Selaku Ketua Dewan Pengawas, terpilih Benny Tadjoedin, alumni Vrije Universiteit Amsterdam.

“RUA kali ini IKANED melahirkan dirinya kembali untuk dapat menyesuaikan dengan keadaan sekarang baik itu untuk keluarga dan Alumni Belanda,” kata Rully Soekarta, Ketua Penyelenggara RUA dalam pernyataan yang diterima redaksi www.suaranasional.com, Selasa (14/3/2023).

“Menggabungkan komponen yang ada. Alumni Perguruan tinggi, keluarga, juga Alumni (Al, polisi, perawat, KBRI, SIN, PPI Holland, cendekiawan yang juga tinggal di Belanda, pengusaha yang juga sedang berjuang disana), juga adik-adik kita yang sedang studi di Belanda, kembali ke tanah air gabung di IKANED untuk kepentingan bersama baik individu-individu juga untuk menyumbangkan keilmuannya untuk Bangsa dan Negara”.

IKANED dideklarasikan oleh Irwan Habsjah, Yap Hong Gie, Bambang Gambiro, Gani Tirtawidjaja, Boy Wiradidjaja, Emil Samil, Buddy Beer, Sudarmadji, di Jakarta pada 19 April 1986. Dewan pengurus pertama melibatkan tokoh-tokoh seperti Alamsyah Ratu Perwira Negara, Suyono Sosrodarsono, Soedomo, Radius Prawiro, Wardiman Djojonegoro, Utomo Josodirdjo dan banyak intelektual lainnya. Sejak berdiri, IKANED menyelenggarakan berbagai forum profesional di bidang ekonomi, teknik dan budaya. Di ruang lingkup kebudayaan, IKANED membina hubungan baik dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, khususnya dengan Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda.

Baca juga:  Pemain Sepakbola Legendaris, Johan Cruyff Meninggal Dunia

Irwan Habsjah, deklarator sekaligus Ketua Umum pertama, dalam sambutannya mengatakan “IKANED kami dirikan untuk membina dan merawat relasi yang telah terajut ketika menempuh pendidikan dan bekerja di Belanda. Lewat silaturahmi dan kebersamaan forum seperti ini, kita dapat mengembangkan jejaring atau networking dan kolaborasi dengan hasil yang nyata dan produktif”.

Ia menambahkan, “Untuk kedepannya, kami para pendiri IKANED mengajak teman-teman alumni muda untuk terlibat aktif, mengambil peran sesuai profesi masing-masing dan secara bersama-sama mengeksplorasi potensi jejaring pada tingkat perorangan maupun perusahaan atau kelembagaan”.

Seluruh proses RUA kali ini istimewa sekali termasuk pemilihan Ketua Umum IKANED periode 2023-2026 karena setiap keputusan dicapai lewat proses musyawarah. Semua topik dibahas dengan serius, tetapi dalam suasana yang sangat kekeluargaan.

Baca juga:  Baru Akui 17 Agustus 1945 Kemerdekaan RI, PRIMA: Belanda Harus Diadili di Pengadilan HAM

“Kami selaku pengurus baru, akan membangun jalinan kerjasama untuk berusaha meningkatkan transfer teknologi dan tata kelola. Kami juga ingin turut serta membantu program pariwisata ke Indonesia. Peran diaspora Indonesia di Belanda juga menjadi program unggulan. Diaspora membangun negeri. Dalam hal ini, Jejaring Alumni Nederland akan memainkan peran penting dalam menghubungkan para diaspora Indonesia di Belanda dengan Indonesia,” ujar Kuntjoro Pinardi yang akrab dipanggil Ardi, dalam sambutannya kepada forum seusai terpilih sebagai Ketua Umum.

Lebih lanjut menurut Ardi, “Melalui kolaborasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di Den Haag dan berbagai organisasi lainnya, kami akan berusaha memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan keterampilan antara para alumni dan generasi muda di Indonesia”.

Sapaan dan ucapan selamat yang disampaikan lewat rekaman video diperoleh diantaranya dari Bapak Mayerfas, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Rosalyn Siburian, Ketua I&P (Asosiasi Cendekia & Profesional Indonesia di Belanda), Ketua Dewan Pembina, Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi,S.E.,M.A.P. dan Tommy Trinanda, Perhimpunan Pelajar Indonesia Nederland.