Prabowo-Dasco Gelar Pertemuan setelah Tinjau Bencana, PPJNA 98: Bukti Negara Hadir Bela Rakyat

Ketua Umum PPJNA 98, Anto Kusumayuda, menilai langkah cepat Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang segera menggelar pertemuan strategis usai meninjau wilayah terdampak bencana sebagai sinyal kuat bahwa negara benar-benar hadir untuk rakyat.

Menurut Anto, respons cepat yang ditunjukkan Presiden Prabowo bukan sekadar gestur simbolik, melainkan bentuk nyata kepemimpinan yang menempatkan keselamatan rakyat dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama pemerintahan.

“Begitu kembali dari wilayah bencana, Presiden Prabowo langsung menggelar pertemuan penting dengan para pembantu utamanya. Ini bukan kebiasaan lama yang serba menunggu laporan berjenjang. Ini kepemimpinan responsif, cepat, dan berpihak pada rakyat,” ujar Anto Kusumayuda dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2025).

Anto menegaskan, kehadiran langsung Presiden Prabowo di wilayah bencana lalu diikuti dengan pertemuan intensif bersama Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Luar Negeri, serta Sekretaris Kabinet menunjukkan bahwa pengambilan keputusan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Baca juga:  Keduanya Bersahabat, PPJNA 98: Prabowo akan Melanjutkan Program Jokowi

Ia menilai, pola ini berbeda dengan pendekatan birokratis yang kerap lamban dan berjarak dari realitas lapangan.

“Presiden tidak menunggu laporan di meja. Beliau turun ke lapangan, melihat langsung penderitaan rakyat, lalu memastikan kebijakan diambil segera. Inilah wajah negara yang diharapkan masyarakat,” tegas Anto.

Dalam kesempatan tersebut, Anto juga menyoroti peran strategis Sufmi Dasco Ahmad yang dinilainya menjadi figur kunci dalam menjembatani kebutuhan percepatan kebijakan antara eksekutif dan legislatif.

Menurutnya, kehadiran Dasco dalam pertemuan tingkat tinggi pascabencana mencerminkan keseriusan DPR dalam memastikan dukungan politik, regulasi, dan anggaran berjalan seiring dengan langkah Presiden.

“Dasco ini bukan hanya politisi, tapi komunikator negara. Ia memahami denyut politik sekaligus kebutuhan rakyat di lapangan. Sinergi Prabowo–Dasco adalah modal besar untuk mempercepat pemulihan dan menjamin kesejahteraan korban bencana,” kata Anto.

Baca juga:  Hardjuno Wiwoho: Prabowo Sangat Piawai Memilih Menteri

Anto menepis anggapan bahwa langkah cepat Presiden Prabowo hanyalah pencitraan. Menurutnya, masyarakat sudah semakin cerdas membedakan mana aksi simbolik dan mana kerja nyata.

“Kalau hanya pencitraan, cukup datang, foto, lalu pulang. Tapi ini berbeda. Ada tindak lanjut nyata, ada rapat strategis, ada instruksi kebijakan. Ini kerja kepemimpinan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam situasi bencana, yang paling dibutuhkan rakyat bukan janji, melainkan kehadiran, kepastian, dan kecepatan negara dalam bertindak.

Lebih lanjut, Anto berharap pola kepemimpinan cepat dan responsif ini dapat menjadi standar baru pemerintahan ke depan, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam isu ekonomi, kemiskinan, dan ketimpangan sosial.

“Rakyat ingin negara yang sigap, bukan negara yang sibuk berdebat. Apa yang dilakukan Presiden Prabowo dan Mas Dasco hari ini memberi harapan bahwa arah pemerintahan benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News