Kolonel (Purn) Sugeng Waras: Jokowi Jatuh Akibat Ulahnya Sendiri

Uncategorized

Badan Intelijen Negara (BIN) di era Joko Widodo (Jokowi) diibaratkan tai kucing rasa coklat. Masukan informasi dari BIN ke presiden terasa pedas sehingga memunculkan kebijakan yang pahit ke rakyat.

“BIN yang seharusnya prima dalam menyajikan data-data inteljen, justru ibarat melihat tai kucing rasa coklat,” kata Kolonel Purn Sugeng Waras dalam artikel berjudul “Janji Jokowi, Bukan Urusan Saya” yang dikirim ke www.suaranasional.com, Jumat (8/7/2021).

BIN ibarat tai kucing rasa coklat, kata Sugeng Waras di mana masukan informasi dari lembaga telik sandi negara itu terasa pedas di mulut presiden. “Sehingga coklat yang masuk dimulut presiden terasa pedas, yang memunculkan kebijakan pahit,” jelasnya.

Kata Sugeng Waras, BIN tidak memberikan informasi ancaman keberadaan TKA China di Indonesia yang bisa memunculkan gejolak sosial di masyarakat.

“Selama pemerintahan Jokowi dapat ditengarai dengan goyahnya ideologi negara, terpuruknya ekonomi, banyaknya pengangguran, tidak terkendalinya TKA China,” jelasnya.

Komnas HAM yang seharusnya, sebagai penyeimbang jiwa dan raga, justru terseret pada urusan duniawi belaka, yang terkontaminasi tindak kejahatan

“Namun sepandai pandainya tupai melompat, sesekali jatuh juga, maka bisa jadi konspirasi atau kejahatan yang tidak pernah sempurna, atas kuasa dan kehendak Allah swt, tidak sampai akhir periode kekuasaan Jokowi akan jatuh dari ulahnya sendiri,” pungkasnya.