Serahkan ke JK, Jokowi Cari Aman Kasus Ahok?

Presiden Jokowi Pakai jaket
Presiden Jokowi saat konferensi Pers setelah aksi damai 4 november 2016 – Ist

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyerahkan kasus penistaan agama Ahok ke Waprea Jusuf Kalla (JK) menandakan mantan Wali Kota Solo itu mencari aman dan tidak bertanggungjawab.

“JK yang membuat pernyataan berjanji menyelesaikan kasus Ahok dua minggu, menandakan Jokowi mau cuci tangan bila kasus ini dimenangkan Ahok atau umat Islam,” kata pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Ahad (6/11).

Kata Baidhowi, ketika Ahok dinyatakan bebas aparat penegak hukum maka yang bertanggungjawab JK. “Yang nemui perwakilan demonstran JK dan menyatakan menyelesaikan dua minggu, maka yang jadi serangan ke JK bukan ke Jokowi,” ungkap Baidhowi.

Baca juga:  Jokowi Minta Para Istri TNI-Polri tak Undang Penceramah Radikal, Guru Besar Undip: Terkesan Islamophobia

Menurut Baidhowi, jika calon Guberbur DKI Jakarta itu lolos dari jerat hukum, Jokowi pun dipuji bagi PDIP dan partai mendukung Ahok. “Walaupun terlihat netral tetapi bagi PDIP cara tersebut berhasil menyelamatkan Ahok,” papar Baidhowi.

Baidhowi mengatakan, pasca kerusuhan demo 4 November 2016 justru Jokowi sengaja mengalihkan kasus Ahok dengan urusan politik. “Padahal kasus utamanya ada di Ahok bukan aktor politik yang menunggangi demo 4 November 2016,” pungkas Baidhowi.

Baca juga:  Gerindra Jabar Bakal Ajak Prabowo Kampanye untuk Menangkan Pasangan Asyik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *