by

Mantan Staf Khusus Mendagri Doakan Ahok Cepat Mati

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Dok Rakyat Merdeka Online)
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Dok Rakyat Merdeka Online)

Untuk kesekian kali Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengeluarkan pernyataan kontroversial. Kali ini Ahok berang dan mengeluarkan pernyataan kasar terkait kasus gizi buruk yang menimpa bocah berusaha sembilan tahun warga Cilincing, Jakarta Utara.

Ahok meminta warga Jakarta untuk tidak membantu “orang-orang miskin”. “Saya bilang sama orang Jakarta, kemurahan hati Anda, Anda tahan, lebih baik bantu urusin sampah dan lalu lintas biar bagus. Kalau ketemu orang miskin sakit enggak sekolah, enggak usah kamu yang bantu deh orang Jakarta yang baik hati,” tegas Ahok di Balai Kota (11/11).

Baca juga:  Menangkal Teroris, Belajar dari Sunan Kudus

Menyikapi pernyataan Ahok tersebut, mantan staf khusus Mendagri Gamawan Fauzi, Umar Syadat Hasibuan, mengecam keras sikap Ahok. “Herannya orang seperti Ahok yang mulut dan kelakuan bang*** gini yang didukung aktivis Islam yang teriak pluralisme,” tegas Umar Hasibuan di akun Twitter ‏@Umar_Hasibuan.

Tak hanya itu, @Umar_Hasibuan juga berkicau: “Mulut mu Ahok kotor dan bang*** banget. Kudoakan kau cepat mati Ahok.” @Umar_Hasibuan melampirkan tulisan media massa yang menyoal pernyataan Ahok terkait kasus gizi buruk.

Menurut Ahok, kasus gizi buruk yang menimpa RGM (9), warga Cilincing, Jakarta Utara, bukan karena Pemerintah DKI kecolongan. Justru, kata Ahok, kasus ini memperlihatkan perilaku warga pinggiran DKI yang sebenarnya suka mengharapkan bantuan di balik derita yang mereka alami.

Baca juga:  Tak Bisa Dikenai Hukum Positif, Ahok Lolos Jerat Hukum dan Bareskrim Provokasi Umat Islam

“Enggak ada (kecolongan), saya sudah cek. Mereka sudah datang ke Puskesmas. Keluarga yang menarik. Kenapa menarik? Ini disinyalir banyak yayasan bisa bantu,” kata Ahok di Balai Kota (11/11).

loading...

Loading...

News Feed