Saat ini keresahan rakyat Indonesia terhadap kondisi bangsa dan negara sudah mencapai puncaknya dengan mengadakan aksi damai 21 Februari 2017 Selengkapnya
malari 1974
Aktivis Malari 74: Libas Penguasa yang Zalimi Rakyat
Rakyat, mahasiswa dan semua komponen bangsa akan melibas penguasa yang menzalimi rakyat. “Hanya ada satu kalimat libas penguasa yang menzalimi Selengkapnya
Aktivis Malari 74: Rezim Jokowi Otoriter dan Bunuh Demokrasi
Saat ini Rezim Joko Widodo (Jokowi) sangat otoriter di mana indikasinya acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa (31/1) tidak Selengkapnya
Tangkapi Aktivis, Rezim Jokowi seperti Orde Baru
Pasal makar yang dipakai untuk menangkapi para aktivis menandakan Rezim Jokowi sekarang mirip Orde Baru. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Selengkapnya
Tokoh Malari 1974: Medsos Diawasi Pemerintah, tak Masuk Akal
Pemerintah sudah kehilangan akal dengan mengawasi media sosial (medsos) yang digunakan warganya. “Medsos mau dimusuhi juga. Medsos produk teknologi, produk Selengkapnya
Aktivis Malari 1974: Masuk Istana, Aktivis Kena Racun Kekuasaan & Lupa Perjuangan
Aktivis yang sudah masuk Istana terkena racun kekuasaan dan lupa perjuangan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Mereka sudah masuk Istana Selengkapnya
Peristiwa seperti Malari 1974 Bisa Terulang Lagi di Era Jokowi
Peristiwa Malapetaka Limabelas Januari (Malari) 1974 di mana rakyat bersama mahasiswa memprotes kebijakan rezim saat itu bisa terulang lagi di Selengkapnya
Aktivis Malari 1974: Aktivis Senior Siap Turun ke Jalan Libas Penguasa Zalim
Para aktivis senior lintas universitas mengadakan pertemuan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari penguasaan asing dan aseng. “Penguasa zalim yang didukung Selengkapnya
Aktivis Malari 1974: Era Jokowi, Orde Reklamasi Pelayan Cukong dan Taipan
Penguasa saat ini lebih tepat disebut Orde Reklamasi karena sebagai pelayan dan penghibur cukong dan taipan yang sedang menjalankan proyek Selengkapnya
Ada Menteri Mundur Tekanan dari Taipan, Munculkan Gerakan Rakyat Tumbangkan Rezim Jokowi
Ada seorang menteri yang mengundurkan diri karena mendapatkan tekanan dari para taipan dan cukong yang telah menguasai Istana. “Rumor yang Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.