Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan perombakan atau reshuffle besar-besaran pada susunan Kabinet Merah Putih serta sejumlah posisi strategis pemerintahan. Kebijakan penting ini mencakup pergeseran posisi menteri koordinator, menteri, wakil menteri, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), hingga pucuk pimpinan Polri.
Daftar Perubahan Posisi Menteri dan Pejabat Strategis
Perubahan formasi kabinet ini tertuang dalam Keputusan Presiden yang ditetapkan menjelang awal Oktober. Sejumlah nama menteri mengalami pergeseran posisi, sementara beberapa figur baru dipercaya untuk mengemban tanggung jawab penting di pemerintahan.
1. Perubahan Posisi Kapolri dan Kepala Staf Kepresidenan
Salah satu sorotan utama dalam perombakan kali ini adalah posisi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Komjen Pol. Suyudi Ario Seto resmi dilantik menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pengangkatan ini telah mendapat persetujuan dari DPR melalui rapat paripurna dengan pemberhentian secara hormat kepada Listyo Sigit.
Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebelumnya mengemban tugas sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Jenderal bintang tiga lulusan Akpol 1994 ini memiliki rekam jejak yang matang di bidang reserse, termasuk pernah menjabat sebagai Kapolda Banten.
Sementara itu, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendapatkan penugasan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Dudung Abdurachman.
2. Pergeseran Menteri Koordinator dan Menteri Kabinet Merah Putih
Sejumlah posisi menteri koordinator dan menteri teknis juga mengalami rotasi yang cukup signifikan:
- Sugiono: Bergeser dari jabatan Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno.
- Arrmanatha Nasir: Resmi diangkat dan dilantik sebagai Menteri Luar Negeri yang baru.
- M. Sarmuji: Ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
- Dudung Abdurachman: Diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), menggantikan Djamari Chaniago.
- Bahlil Lahadalia: Mendapatkan mandat baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, namun tetap merangkap jabatan lamanya sebagai Menteri ESDM.
Pelantikan Wakil Menteri dan Pimpinan Lembaga Baru
Selain jajaran menteri kabinet, Presiden Prabowo Subianto juga melantik sejumlah wakil menteri serta kepala badan strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan:
- Drajat Hari Wibowo: Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
- Nur Kholisoh Ibnu Aman & Luki Alfirman: Wakil Menteri Keuangan
- Mohamad Saleh Mustafa: Wakil Menteri Pertanian
- Irwan Meilano: Wakil Menteri Kehutanan, Kelautan, dan Perikanan
- Deddy Prasetyo: Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
- Arianto Wibowo: Wakil Kepala BPKP
- Mohamad Fadil Imron: Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
Langkah strategis ini diharapkan mampu mengakselerasi program-program prioritas pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta stabilitas nasional yang lebih baik.





