Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru mengenai kondisi cuaca di Indonesia per 20 September 2026. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di tanah air sedang dilanda periode Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan kategori ekstrem yang cukup panjang.
Meskipun sebagian besar zona musim di Indonesia masih didominasi oleh musim kemarau, beberapa wilayah lain justru sudah mulai memasuki musim hujan. Fenomena cuaca yang kontras ini terjadi secara bersamaan di berbagai pulau.
Pengertian Hari Tanpa Hujan (HTH) Ekstrem
Menurut penjelasan BMKG, status HTH ekstrem disematkan pada suatu wilayah yang tidak mengalami turun hujan dalam jangka waktu yang sangat lama secara berturut-turut. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan meteorologis dan berdampak signifikan pada ketersediaan air bersih serta sektor pertanian.
Dari data terbaru, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempati urutan pertama dengan durasi tanpa hujan paling lama, yakni mencapai 141 hari.
Daftar 17 Provinsi dengan HTH Ekstrem Panjang
Berikut adalah daftar wilayah di Indonesia yang mencatatkan durasi hari tanpa hujan terpanjang berdasarkan laporan resmi BMKG:
- DI Yogyakarta: 141 hari
- Jawa Tengah: 139 hari
- Jawa Timur: 139 hari
- Nusa Tenggara Timur: 128 hari
- Nusa Tenggara Barat: 125 hari
- Bali: 123 hari
- Jawa Barat: 120 hari
- Banten: 118 hari
- Sulawesi Selatan: 112 hari
- Maluku: 104 hari
- Bangka Belitung: 103 hari
- Sulawesi Tenggara: 99 hari
- Gorontalo: 99 hari
- Sulawesi Utara: 98 hari
- Sulawesi Barat: 98 hari
- Kalimantan Tengah: 97 hari
- Maluku Utara: 96 hari
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Menghadapi situasi cuaca yang tidak menentu ini, BMKG memberikan beberapa rekomendasi penting bagi masyarakat luas:
1. Hemat Penggunaan Air Bersih
Bagi warga yang tinggal di 17 provinsi terdampak HTH ekstrem, sangat disarankan untuk mulai menghemat penggunaan air. Berkurangnya pasokan air dalam waktu lama dapat memicu krisis air bersih jika tidak dikelola dengan bijaksana.
2. Antisipasi Potensi Banjir di Wilayah Basah
Sebaliknya, untuk daerah yang sudah mulai sering diguyur hujan deras seperti sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, hingga Kalimantan Timur, masyarakat diminta tetap waspada. Pastikan saluran air dan selokan bebas dari sumbatan sampah guna mencegah banjir.





