Acara yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan ini tetap hangat dan penuh keakraban meski sempat diguyur hujan. Suasana riuh namun harmonis terasa di pendopo kediaman yang menjadi lokasi kegiatan, mempererat sinergi antara insan pers dengan Yayasan Berkas Bersinar Abadi.
Ipda H. Purnomo yang akrab disapa Abah Pur turut berbagi kisah tentang para pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ditangani yayasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pasien yang datang berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang beragam, mulai dari depresi, gangguan kejiwaan berat, korban broken home, kecanduan narkotika, hingga kasus perempuan hamil yang kemudian dirawat hingga melahirkan.
“Semua kami tampung dan rawat hingga pulih, kemudian kami kembalikan kepada keluarga masing-masing,” ujar Abah Pur di hadapan para jurnalis.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang positif dan edukatif kepada masyarakat.
“Kegiatan ini murni sebagai ajang silaturahmi dan penguatan ikatan persaudaraan. Media memiliki peran penting dalam mendukung misi memanusiakan manusia sesuai dengan fitrahnya,” ungkapnya.
Tak sekadar ramah tamah, Abah Pur juga memberikan edukasi terkait kesehatan mental, termasuk cara memahami gejala ODGJ dan metode penanganannya. Sebagai pembina yayasan, ia memaparkan klasifikasi penanganan pasien, mulai dari gejala ringan hingga kondisi berat.
Ia juga menyampaikan contoh kasus (sampling) sebagai gambaran nyata bagi para jurnalis terkait proses penanganan pasien ODGJ.
“Memahami pasien ODGJ membutuhkan kesabaran dan teknik khusus. Kami ingin berbagi edukasi bahwa kesehatan mental merupakan fondasi utama menuju kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Abah Pur berharap awak media dapat menjadi jembatan informasi kepada publik mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan rohani. Ia juga menekankan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap penderita gangguan jiwa.
Acara halalbihalal dan silaturahmi ini ditutup dengan sesi diskusi santai namun serius (sersan) serta ramah tamah, yang semakin mempererat hubungan harmonis antara polisi dan insan pers. Pewarta: Hadi Hoy
Simak berita dan artikel lainnya di Google News





