Jajaran Pimpinan Muhammadiyah Tubaba Ikuti Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tulang Bawang Barat ( Tubaba) Lampung menghadiri pengkajian Ramadhan 1445 H yang di adakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta, 8-10 Ramadhan 1445 H / 18-20 Maret 2024 dengan mengangkat tema “Dakwah Kultural: Perluasan Basis Komunitas dan Akar Rumput Muhammadiyah yang di hadiri oleh Pimpinan Muhammadiyah dan Rektor Muhammadiyah se Indonesia dan dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.

Dalam pidato iftitahnya, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan bahwa ke depan Muhammadiyah perlu memberikan perhatian yang luas terhadap dakwah komunitas. Menurut Haedar, muhammadiyah merupakan gerakan keagamaan yang bersifat kultural dan luwes.

Ketua PDM Tubaba, Susilo Aris Nugroho dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu ruh pergerakan persyarikatan Muhammadiyah yang akan merumuskan strategi dakwah Muhammadiyah dalam kaitannya dengan dakwah kultur yang berbasis komunitas. “Kami berterima kasih atas kesempatan untuk menjadi peserta dalam pengkajian ini. Mudah-mudahan kegiatan ini akan menghasilkan rumusan pemikiran yang relevan dengan era digital saat ini untuk kemudian bisa kami sosialisasikan di daerah sampai pada tingkatan pengurus ranting,” ujar Susilo Aris Nugroho.

Baca juga:  Sebarkan Fitnah Zakir Naik, Tokoh Muhammadiyah Desak "Tolak Angin" tak Pakai Ernest Prakasa Bintang Iklan

Tampak hadir pula jajaran pimpinan daerah Muhammadiyah Tubaba, yakni sekretaris PDM Tubaba,Yudo Utomo, Ketua yang membidangi Majelis Tabligh, Tohari dan H. Setya serta Subagyo dan Conang Hendro Leksono.

Dalam kegiatan Pengkajian tersebut dihadirkan pemateri seperti Prof.Dr Syafiq A Mughni dan Prof Dr Ma’mun Murod Al Barbasy yang mengupas tentang Muhammadiyah dan dakwah kultural (basis historis teologis dan sosiologis ). Sementara Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dan Prof Burhanudin Muhtadi, MA.Phd mengupas tentang profil baru masyarakat dan perilaku beragama di Indonesia. Selanjutnya hadir juga
Dr. Saad Ibrahim dan Prof.Dr Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag yang memberikan materi terkait dakwah kultural dalam dimensi akidah – ibadah Reorientaai pandangan TBC. Kemudian hadir pula Dr. ( HC) Adi Hidayat Lc,MA yang menyampaikan pengembangan praktis dakwah kultural suppoters, K-Popers, dan masyarakat seni budaya. Serta Prof. Dr. Din Syamsudin dan Prof. Dr. Hilaman Latif. MA yang menyampaikan materi pengkajian tentang dakwah kemanusiaan universal; aksentuasi dakwah kultural di akar rumput.(*)

Baca juga:  Peringati HPN 2019, PWI Lamongan Gelar Donor Darah