Berkata Kasar ke Faisal Basri, Politikus PPP Ingatkan Mulut Ngabalin

Politikus PPP Arsul Sani mengingatkan kepada Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang berkata kasar kepada ekonom senior Faisal Basri.

“La Taghdob walakal jannah (jangan marah bagimu surga) Mari kita tetap bil hikmah walmauidhotil hsanah termasuk dalam merespon Bung Faisal Basri,” kata Arsul Sani di akun Twitter-nya @arsul_sani, Sabtu (4/2/2023).

Ngabalin tidak terima pernyataan Faisal Basri yang menyebut Moeldoko sumber masalah di istana.

Baca juga:  Ali Mochtar Ngabalin Akui Setia hingga Akhir dan Sebut Jokowi Orang Baik dan Tulus

“Lagi-lagi si Raja FITNAH, namamu bagus Faisal Basri sangat islami tapi BUSUK hatimu,” tulis Ali Moctar Ngabalin di kutip dari akun Twitternya @AliNgabalinNews, Jumat 3 Februari 2023.

Menurut Ngabalin, Moeldoko adalah sosok yang selalu menjaga sholat lima waktunya.

“Engkau memfitnah saudaramu se-iman dengan sangat keji. Dia seorang mukmin yg setiap saat memelihara 5 waktunya dengan tertib,” tambah Ngabalin.

Bahkan, Ngabali sendiri mengaku ingin meludahi muka Faisal Basri karena pernyataannya yang menuding Moeldoko.

“Kepengen kuludahi wajahmu serta hatimu yang penuh iri dan dengki,” tambahnya.

Baca juga:  Bukan dari Arab, Ngabalin: Wali Songo Itu dari Bangsa China

Moeldoko sendiri mengaku tidak mengerti apa yang disampaikan oleh Faisal Basri.

“Saya belum membaca pernyataannya, tetapi kalau memang seperti itu saya katakan itu tidak benar,” ujarnya.

Terkait posisi di Periklindo, Moeldoko menyebut tidak bisa disebut conflict of interest. Hal ini karena fungsinya di Periklindo hanya menjalankan fungsi sosialisasi.