Mahfud MD: Rizal Ramli Makin Ngawur & Bodoh

Menkopolhukam Mahfud MD menanggapi pernyataan Rizal Ramli yang menuding dirinya membuat pernyataan bahwa setiap orang yang masuk kekuasaan menjadi iblis.

“Ternyata Rizal Ramli ini makin ngawur dan bodoh. Tunjukkan, kapan sy bilang bhw setiap orang yg masuk kekuasaan menjadi iblis. Gobloklah pernyataan tsb,” kata Mahfud di akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Kamis (5/1/2023).

Mahfud mengatakan seperti itu menanggapi berita dari media online konfrontasi berjudul “Rizal Ramli Ingatkan: Mahfud Tidak Betul. Omongan Mahfud Itu Penghinaan terhadap Sejarah para Tokoh dan Pejuang Indonesia”

Mahfud meminta Rizal Ramli menunjukkan bukti pernyataan bahwa setiap orang yang masuk kekuasaan menjadi iblis berasal dari dirinya.

“Kapan dan dimana sy bilang bgt?. Ayo. Sy bilangnya bukan bgt lah tp beginišŸ‘‡šŸ¼,” paparnya.

Sebelumnya, Rizal Ramli mengkritik keras Mahfud MD yang membiarkan adanya Perppu Cipta Kerja.

“Saya kadang kadang sedih membaca beginian. Ternyata bobot intelektual kawan saya MahfudĀ Ā MD semakin merosot. Luntur di mesin cuci kekuasaan. Ironi!” kata Rizal Ramli

Terkait kekuasaan, Rizal menilai Mahfud keliru jika semua orang yang masuk kekuasaan bakal menjadi ‘iblis’.Ā  Banyak tokoh, menurut Rizal, yang memiliki karakter, integritas, amanah tidak goyang oleh godaan kekuasan.Ā Ā Mahfud bisa runtuh integritasnya. Sekali lancung di ujian, orang tidak percaya lagi .

Tokoh-tokoh Pergerakan sangat berintegritas:Ā Ā Hatta, Dr.Tjipto, Natsir, Agus Salim dll. Tokoh Pasca Kemerdekaan, Ir. Sutami, Jend Hoegeng, Prof Siwabesy,Ā Ā Prof. Mahar Marjono, Prof Slamet Iman Santoso, Prof. Sujana Sapeii, Prof Koesnadi Hardjasoemantri dll. Mahfud sangat saya sesalkan.

“Puluhan tokoh zaman Pra dan setelah Kemerdekaan telah teruji integritas, karakter dan keberpihakannya pada rakyat,Ā Omongan kawan saya Mahfud MD bahwa semua orang akan berubah dari malaikat menjadi iblis setelah masuk kekuasaan adalah ā€˜ā€™penghinaan terhadap sejarah para tokoh besar dan pejuang Indonesiaā€™ā€™. Mahfud itu tidak betul, ” ungkap Rizal.