by

Terkait Somasi Terhadap SR, Bantahan Kepada Pengacara Hans Sutha

 

Redaksi Suaranasional mendapat rilis langsung dari Hans Sutha dengan judul “Yulia: Ada Dugaan Upaya Persekusi setelah Somasi Dilayangkan.”

Namun Redaksi Suara Nasional juga mendapat tanggapan terhadap Hans Sutha.

Berikut ini keterangan lengkapnya:

Menanggapi perihal Release dari BaraNews Somasi Yulia. Rekayasa dan ini pencemaran nama baik. Yang dimana SR tidak mendengar teman – temannya agar tidak menolong karena Narkoba. Tapi tetap dilakukan dengan itikad baik menjadi musibah untuk SR di awal bulan September 2021.

Kejadian tidak seperti yang diberitakan dengan cerita kronologis yang di layangkan oleh Suta sebagai Kuasa Hukum yang memberikan somasi terhadap SR.

Mereka melakukan hal berencana untuk kuasai Galery Lukisan Maestro M. Idris, tiga raksa – Tangerang.

MOU yang mereka layangkan pada tengah malam tanpa sepengetahuan Anak – anak pelukis dan team terlebih dahulu biasa menjaga yaitu Pak Erwin dan Pak Edi, di belakangi karena melihat nilai jual lukisan mengambil kesempatan karena pelukis tinggal seorang diri di usia 82tahun, dan tetap dalam pengawasan pihak keluarga dan team management. Dan tiga kali di tolak oleh anak – anak pelukis karena niat dan tujuan tidak terbuka dan tidak ada nilai persentase untuk pihak keluarga dalam penjualan yang selaku Management internal

SR yang ditujukan Somasi yang membawa Yulia cs masuk ke galery lukisan. Karena ada kebutuhan mendesak perihal rehabilitas narkoba pada anak Yulia lalu melakukan hal pemutusan silahturahmi kepada SR yang sudah sepenuh hati menolong, membantu, dan menanggani masalah anaknya tanpa dibayar, mengeluarkan dana operasional, kendaraan, pikiran, tenaga, dan meninggalkan kewajiban kepada anaknya yang usia 9tahun dan 7tahun ditinggalkan di asuh bapaknya ( sudah berpisah), membantu demi hati nurani seorang ibu sama single fighter dan sahabat yang sedang kena musibah. Tapi, balasan yang didapat SR adalah Pengkhianatan, yang membalas dengan kedengkian yang sudah lama di lakukan ke SR dari belakang untuk kepentingan pribadi terhadap teman – teman SR secara komunikasi wa ( terlampir screen shoot )

SR mempertemukan Yulia kepada zul, yuri, dan suta di suatu pengadilan daerah Jakarta. Sebagai teman SR, alhasil mereka melakukan hal negatif dan merugikan kepada SR dengan mempengaruhi Maestro M Idris dan keluarganya.

SR melakukan sikap kekeluargaan seperti kebiasaan sering datang malam dan begitu sebaliknya, SR terus mencoba hub mereka tidak ada respon, bahkan suta memblok SR tanpa alasan menentu. Karena ada alasan pribadi tidak terlaksana, mereka terus menghindar SR tapi terus mempengaruhi orang lain ( terlampir screen shot japri wa, penolakan )

Mereka berempat melakukan cerita kebohongan terhadap SR. Cerita yang di layangkan Yulia cs di Suara Nasional itu bukan cerita sebenarnya. Kepihakan SR dengan Keluarga Maestro M Idris cukup dekat karena SR menunjukkan Kinerja yang tidak tanpa pamrih telah berhasil menembuskaan 2 ( dua ) objek Lukisan Pak SBY, langsung ke cikeas pada tgl 24 Jan 2021 lalu ke Pak Prabowo di Kertanegara pada tgl 30 Juni 2021 ( foto terlampir, dokumentasi )

SR masih menyimpan 3 objek lukisan Publik Figur Indonesia. Yang mereka usik dari yulia adalah Kerja dari SR dengan dalih alasan Melindungi Lukisan Maestro M. Idris, surat dilayangkan Yulia cs di tolak tanda tangan oleh pihak Keluarga Maestro M. Idris.

Dengan Pernyataan Release Yulia cs di Suara Nasional adalah Hoaks dan penyemaran nama baik SR, yang sudah melakukan upaya mediasi dan penjamin rehabilitas narkoba yogi anak nya yulia ( di luar biaya yang bukan tanggungjawab SR ) di Polresta Bogor kota.

Tangerang, 24 September 2021
( 21 : 35 WIB )

Loading...
Loading...

loading...

News Feed