_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/12/","Post":"https://suaranasional.com/2017/12/17/aksi-bela-palestina-mui-serukan-boikot-produk-amerika-serikat/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/12/17/aksi-bela-palestina-mui-serukan-boikot-produk-amerika-serikat/wp-image-1052303609-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 17 December 2017
Breaking News
Home > Politik > Bongkar Dalang Penista Agama Islam di Medsos

Bongkar Dalang Penista Agama Islam di Medsos

Demo penista agama Islam (IST)

Aparat kepolisian harus membongkar dalang penistaan agama secara massif di media sosial (massif) karena bisa memunculkan gejolak sosial.

“Penistaan agama yang massif dan kelihatan ada dalangnya. Ini gerakan yang harus diwaspadai dan polisi harus berani membongkarnya,” kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Selasa (5/12).

Menurut Muslim, gerakan penistaan agama dilakukan secara massif dan terstruktur dan diduga kuat ada dana besar di balik kegiatan mereka. “Beberapa yang sudah diamankan mengaku akun medsosnya dibajak, tetapi sebelumnya sudah menyebarkan kebencian. Ini pembohongan publik,” ungkapnya.

Muslim mengatakan, kebanyakan pelaku penistaan agama ini anak-anak muda yang berusia di bawah 30 tahun. “Kalau dilihat faktor uang, dan ideologi yang bisa mempengaruhi mereka ini melakukan penistaan agama di medsos,” jelas Muslim.

Ia mengingatkan, jika kasus penistaan agama di medsos ini tidak terungkap dan umat bisa bergerak sendiri terlebih lagi sudah ada Muslim Cyber Army (MCA). “Di dunia maya ada MCA dan dinyata punya FPI, Bang Japar. Dan polisi harus bersikap cepat dalam melihat kasus fenomena seperti ini,” pungkas Muslim.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum