Jokowi Minta Jangan Campur Adukan Agama-Politik, Budayawan: Jangan Ada Menteri Agama

Merdeka.com/dwi narwoko
Merdeka.com/dwi narwoko

Budayawan Sujiwo Tejo mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta jangan mencampuradukan agama dan politik.

“Jangan mencampur2 agama dan politik berarti jngn ada menteri agama krn menteri itu jabatan politik. Dirjen ke bawah baru jabatan teknis,” kata Sujiwo Tejo di akun Twitter @sudjiwotedjo.

Presiden Jokowi meminta agar seluruh masyarakat selalu menjaga kerukunan. Mengingat bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras. Keberagaman ini merupakan aset negara yang harus dilestarikan.

Baca juga:  Pokdarwis Jepang Gencar Gugah Potensi Desa

 “Jangan sampai antar suku, antar agama ada pertikaian, jangan,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan Tugu Titik Nol Pusat Peradaban Islam Nusantara, yang ada di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (24/3/2017) seperti dikutip dari laman setkab.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *