by

Pendukung Ahok sedang Mainkan Isu SARA, Ini Buktinya

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (IST)
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (IST)

Saat ini yang justru memainkan isu Suku, Agama, Ras dan Antor golongan (SARA) jelang Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Yang memainkan isu SARA dan mempolitisasi agama itu pendukung Ahok dengan memposting berita Ahok mengumrohkan orang-orang, membangun masjid. Ini khan politisasi dan memancing isu SARA,” kata pengamat politik Zainal Abidin kepada suaranasional, Sabtu (15/10).

Kata Zainal, pendukung Ahok yang militan mempolitisasi agama agar mendapat dukungan dari kalangan umat Islam. “Harusnya adu program saja dan tidak perlu menyentuh masalah agama,” ungkap Zainal.

Baca juga:  TEMPO Benar, Buzzer Jokowi Berbahaya!

Menurut Zainal, harusnya Ahok meminta para pendukungnya termasuk Ade Armando untuk menghentikan politisasi agama dan memancing isu SARA. “Ade Armando tiba-tiba meminta Anies untuk meminta menghentikan isu SARA kepada pendukungnya, ini pernyataan aneh, padahal Anies dan pendukungnya tidak pernah mengeluarkan isu SARA,” ungkap Zainal.

Zainal mencurigai pendukung Ahok sengaja memancing isu SARA untuk memperlihatkan ke publik bahwa Ahok sedang dizalimi. “Cara yang dilakukan pendukung Ahok agar Ahok terlihat terzalimi dengan isu SARA,” pungkas Zainal Abidin.

Sebelumnya, pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memfitnah calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan tudingan memainkan isu SARA.

Baca juga:  Permadi: Habib Rizieq Seorang Soekarnois & Islam Nasionalis

“Kalau Anies mau dikenang sebagai negarawan, harus mengatakan ke basis pendukungnya berhenti menggunakan isu SARA,” kata Ade dalam diskusi PARA Syndicate di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/10).

Menurut Ade, pertarungan kekuasaan sejatinya hanyalah kendaraan untuk bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Posisi jabatan publik itu untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Kekuasaan dicapai untuk menyejahterkan rakyat,” kata Ade.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed