by

Tokoh JIL Tuding Pendukung Teroris Selalu Mengatakan Teror Bom Bagian Pengalihan Isu

 

Pelaku teror di Sarinah (IST)
Pelaku teror di Sarinah (IST)

Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Luthfi Assyaukanie orang-orang yang mengatakan bom Sarinah sebagai pengalihan isu merupakan bagian dari pendukung teroris.

Melalui akun Twitter-nya @idetopia: Yang suka bicara “pengalihan isu” tiap kali ada peristiwa teror, boleh jadi mereka juga fans teroris. Waspadalah.”

Semuanya serba cepat. Tak ada yang menyangka tragedi itu akan terjadi di kawasan Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat. Cerita dimulai sekira pukul 10.50 WIB, Kamis (14/1). Ketika itu, Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian menguraikan kronologis, ledakan bom bunuh diri terjadi di kedai kopi Starbucks—berlokasi di Gedung Sarinah.

Baca juga:  Bom Kampung Melayu, Presiden Jokowi: Bom di Kampung Melayu Sudah Keterlaluan

Pelaku tewas. Imbas ledakan, kepanikan terjadi. Masyarakat yang berada di lokasi berhamburan ke luar ruangan. Seperti sudah diprediksi, dua pelaku terduga teroris lainnya telah menunggu di luar. Ketika hamburan warga menyeruak, kedua pelaku melancarkan aksi tembak.

Satu orang warga negara Kanada tewas, seorang WNI kritis. Usai melangsungkan aksi, sekira lima menit saat bom pertama terjadi, kedua pelaku menyerang pos polisi yang berada di seberang Starbucks. Dua petugas luka-luka, seorang warga meninggal.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed