Car Free Day #Aksisejutamasker di HI

Foto: Aditya Fajar/detikcom
Foto: Aditya Fajar/detikcom

Asap yang tak kunjung hilang di Sumatera dan Kalimantan membuat para masyarakat tersentuh, salah satunya ialah aksi kepedulian terhadap bencana asap itu. Kali ini pada saat acara Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia sekumpulan Jurnalis dan Komunitas Masyarakat melakukan aksi penggalangan dana peduli korban bencana asap.

Belasan wartawan yang terkumpul dalam Ikatan Jurnalis Lintas Media melakukan aksi pada area car free daya, Minggu (11/10/2015) membentangkan spanduk bertuliskan #Aksisejutamasker dan lainnya agar masyarakat turut peduli terhadap korban bencana asap. Selain itu mereka pun meminta masyarakat yang sedang melintas CFD untuk ikut berpartisipasi dengan memberikan sumbangan uangnya.

Baca juga:  Ikuti Webinar Strategi Media Sosial dalam Menjaring Muzaki

Wartawan radio Elshinta, Wahyu mengatakan “aksi ini didasari dari kepedulian para wartawan kepada para korban dan kurang cepatnya pemerintah menangani kejadian ini,” seperti kami kutip dari detikcom

“Pemerintah harusnya bisa segera memadamkan api. Pemerintah tidak perlu takut menghukum perusahaan yang terbukti membakar hutan, bila perlu memiskinkan mereka dan dananya digunakan untuk pemulihan hutan dan korban. DPR juga jangan hanya rapat tapi bertindak,” kata Wahyu.

Dari semua sumbangan uang yang terkumpul dari aksi itu, nantinya akan langsung dibelanjakan untuk membeli masker dan langsung di salurkan. “Kita tidak ada target uang yang terkumpul kita belanjakan masker, baru kita salurkan ke korban,” imbuh Wahyu.

Baca juga:  LPPSP Memfasilitasi Itsbat Nikah di Kecamatan Belik Pemalang

Turut hadir pula Sandy drumer dari Pas Band. Menurutnya asap di sana sudah terlalu membahayakan bagi mereka yang tinggal disana.

“Asap di sana pekat sekali. Buat melihat Jarak pandang juga parah. Bagaimana kalau mereka yang setiap hari menghirup asap dan tinggal di sana,kan bahaya,” pungkas Sandy