by

Duh, Jokowi dan Para Menteri Terkena Autis

Jokowi - Foto: Nahimunkar
Jokowi – Foto: Nahimunkar

Menko Perekonomian Sofyan Djalil maupun menteri di bidang ekonomi lainnya mempunyai kapasitas KW 3.

Demikian dikatakan Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS) Edy Mulyadi dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (28/7).

Menurut Edy, buat sebagian besar rakyat, ekonomi menjadi hal teramat penting. Rakyat (nyaris) tidak peduli dengan adu otot dan adu licik di ranah politik. Apa yang dipertontonkan para elit tidak lebih dari pamer keculasan dan khianat.

“Faktanya, dengan tanpa malu mereka cuma sibuk beseteru sambil asyik menggembungkan pundi-pundi sendiri. Rakyat? Silakan berjibaku dan termehek-mehek mengatasi segala beratnya beban hidup,” ungkap Edy.

Baca juga:  Patung Jenderal Sudirman Roboh di Purbalingga, Alam tak Suka Jokowi dan Bisa Lengser

Kata Edy, para pejabat publik kita ramai-ramai dihinggapi penyakit autis. Mereka sibuk dengan diri atau kelompoknya sendiri.

“Soal rakyat makin terjepit naiknya berbagai harga barang, bukan urusan saya. Soal para pedagang di Tanah Abang, Cipulir, dan tempat lainnya menjerit karena¬† omset terjungkal hingga 90%, emang gue pikirin! Soal pengusaha mengeluh berbisnis makin sulit, dagangan makin sepi, pengunjung cuma numpang ngadem dan berinternet dengan wifi gratisan di mall-mall, ya rapopo,” paparnya.

Lanjut Edy, pada titik ini,  presiden Jokowi segera bertindak.

“Sebagai presiden, dia harus menyelamatkan Indonesia. Kali ini dia harus menggunakan hak prerogatifnya secara penuh. Jangan terpengaruh, apalagi merasa terintimidasi oleh maneuver parpol-parpol di sekelilingnya,” jelas Edy.

Baca juga:  Kasus E-KTP, KPK Periksa Lagi Pendukung Ahok

Edy meminta Jokowi merombak tim ekonomi dan diisi dengan orang-orang yang berkompeten. “Mereka harus paham masalah dan tahu solusi yang dibutuhkan. Hanya mereka yang punya kapasitas, kapabilitas, dan integritas dengan rekam jejak teruji yang boleh memangku jabatan amat penting ini,” pungkas Edy.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed