by

Kematian Mahasiswi Selvina, Bukti di Yogya Banyak Seks Bebas

Foto: TransTV-detikTV
Foto: TransTV-detikTV

Kematian mahasiswi yang saat melahirkan Selvina Amelia menjadi bukti adanya seks bebas di kalangan mahasiswa di kota pelajar itu.

Nampaknya kehamilan Selvina ditutup-tutupi karena hamil di luar nikah akibat pergaulan bebas. Pacarnya pun tidak bertanggungjawab.

Teman-teman kos maupun kampus tidak mengetahui akan kehamilan Selvina. Kebetulan badan Selvina yang kurus tidak terlihat telah berbadan dua.

Kejadian di Yogyakarta itu hampir bersamaan peristiwa pesta bikini untuk para pelajar setelah seks nikah. Dalam kondisi ini sangat terlihat kota-kota besar sudah terjangkit seks bebas.

Dalam melihat kondisi ini, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sangat prihatin akan kondisi bangsa ini terutama menyangkut moral bangsa.

Baca juga:  Keluarga Besar SMP Negeri 1 Lamongan Mengucapkan Selamat Natal 2018 & Tahun Baru 2019

Khofifah meminta aparat penegak hukum maupun lembaga terkait untuk bisa menertibkan acara-acara yang bisa merusak moral bangsa.

Seks Bebas Yogya

Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis
dan Humaniora (LSCK PUSBIH) menunjukkan hampir 97,05 persen mahasiswi di Yogyakarta sudah hilang keperawanannya saat kuliah.

Penelitian ini dipaparkan dalam jumpa pers Kamis (1/8/2002). Dari penelitian ini menunjukkan kehidupan seks bebas di kalangan mahasiswa Yogyakarta sudah sangat mengerikan.

Kalau kita lihat kematian Selvina ternyata kos di daerah Babarsari dan sudah terkenal dengan kos bebas di mana pria bisa masuk ke kamar.

Selain itu, kos di daerah itu terkenal juga dengan ‘ayam kampus’ di mana para mahasiswi menjajakan tubuhnya untuk pria hidung belang.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Jokowi Sempatkan Beli 'Baju Lebaran' di Mal Padang

Jika beberapa tahun lalu hal semacam itu masih kerap disangkal dan ditutup-tutupi, kini perilaku seks bebas di kos-kosan telah menjadi hal yang semakin dianggap lumrah.

Bahkan ada guyonan, kalau aparat pemerintah melakukan razia atau operasi ke kamar-kamar kos bebas, maka mobil mereka tak akan mampu membawa mereka yang kena razia, karena saking banyaknya sehingga kapasitas mobil tidak muat.

Kenyataannya, tempat kos ‘bebas’ memang semakin diminati. Untuk mendapatkannya, calon penghuni juga tak perlu lagi bersusah payah.

loading...

Loading...

News Feed