Tersengat Listrik Saat Mengelas Mobil, Warga Kembangbahu Lamongan Tewas

Seorang warga Desa Kembangbahu, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, bernama Syahri (51), meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat bekerja mengelas mobil di bengkel miliknya, Kamis (22/1/2026) siang, sekitar pukul 12.45 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi di bengkel las korban yang berada di Dusun Kembangbahu RT 04 RW 03, seusai waktu salat Dzuhur. Saat kejadian, korban tengah mengelas mobil Mitsubishi L300 pada bagian knalpot dengan posisi tubuh berada di bawah kolong kendaraan.

Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono, S.H. membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pada waktu bersamaan saksi bernama Roni sedang mengecat bagian depan mobil.

“Ketika saksi membuka pintu mobil, ia merasa tersengat listrik sehingga langsung melepaskan pintu dan mencabut stop kontak mesin las,” ujar Iptu Sono.

Baca juga:  Proses Penjaringan Perangkat Desa Pelang Dipertanyakan, Kades Dumilah Beri Penjelasan Soal Transparansi Koreksi Nilai

Setelah itu, saksi melihat korban sudah tergeletak tidak bergerak di bawah kolong mobil. Saksi lain bernama Sutiman kemudian meminta bantuan ke Klinik Mariza. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kembangbahu menggunakan ambulans, namun petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan awal menemukan adanya luka pada lengan kanan korban yang diduga akibat sengatan listrik. Dugaan sementara, inverter mesin las mengalami korsleting, sehingga aliran listrik merambat ke bodi mobil dan mengenai tubuh korban.

Petugas Polsek Kembangbahu bersama tim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Pihak keluarga tidak menghendaki otopsi karena meyakini ini murni kecelakaan kerja dan sudah menjadi takdir,” tambah Iptu Sono.

Almarhum Syahri diketahui meninggalkan seorang istri dan satu orang anak perempuan. Selain dikenal sebagai tukang las, korban juga merupakan Ketua RT serta alumni Pondok Pesantren Al Munawwaroh. Di mata warga dan lingkungan pondok, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik, dermawan, dan aktif dalam kegiatan sosial.

Baca juga:  Jumat Curhat, Kapolsek Sambeng Lamongan Terima Unek-unek Warga

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kembangbahu juga mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja yang berhubungan dengan kelistrikan, agar selalu memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Sebelum bekerja, pastikan kelengkapan safety diperhatikan. Apalagi pekerjaan yang berhubungan dengan listrik, ditambah cuaca akhir-akhir ini yang cukup ekstrem,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja, terutama dalam penggunaan peralatan listrik berdaya tinggi seperti mesin las dan gerinda, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari. Pewarta: Hadi Hoy

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News