Habib Umar Alhamid: Jutaan Rakyat dan Relawan akan Datang ke KPU untuk Antarkan Anies-Gus Imin Daftar Pilpres

Panglima Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Alhamid mengajak masyarakat dan relawan pendukung untuk mengantarkan dan mengawal pasangan calon (Paslon) Anies – Gus Imin (AMIN) saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. Hal ini, untuk menunjukan kepada rakyat di republik ini bahwa Paslon AMIN dan pendukungnya siap mengikuti kompetisi pemilihan Presiden (pilpres) 2024. .

“InsnyaAllah pada saat mendaftar ke KPU nanti Paslon AMIN akan di antar jutaan rakyat dan relawan pendukung yang datang berbondong-bondong untuk menyaksikan sejarah awal terjadinya perubahan di negeri ini,” ujar Habib Umar Alhamid kepada wartawan, Kamis (5/10/2023).

Baca juga:  Rakyat Kena Prank Pemerintahan Jokowi

Menurutnya, pada pendaftaran tersebut di arena KPU dan sekitarnya akan di hadiri jutaan rakyat dan relawan pendukung Anies dan Gus Imin yang ada di jabodetabek. “Rakyat dan relawan akan mengantarkan dan menyaksikan langsung serta mengawal pendaftaran Paslon Anies – Gus Imin di KPU,” tutur Habib Umar.

Dikatakan Habib Umar, ini bukti kalau Anies – Gus Imin merupakan paslon yang menjadi harapan penuh rakyat untuk segera melakukan perubahan di republik ini. “Rakyat Indonesia sudah cape dengan pembodohan dan kebohongan yang selama ini terjadi. Makanya rakyat ingin segera ada perubahan,” jelasnya.

Baca juga:  Habib Umar Alhamid: Tolak Konser Coldplay di Indonesia!

Lebih jauh Habib Umar mengatakan, Paslon AMIN ini di harapkan akan menjadi ‘ petugas rakyat’ yang akan berjuang dan melayani segenap anak bangsa demi memberi keadilan serta menjaga persatuan untuk Indonesia kedepan yang sejahtera.

“Saatnya rakyat memberikan dorongan semangat dan bersatu padu untuk menunjukan gerakan perlawanan untuk sebuah perubahan. Semoga seluruh rakyat dan lapisan masyarakat bergerak dan berdo’a agar keinginan adanya perubahan di negeri ini terwujud,” katanya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *