by

Cabai China Berbakteri Bahaya, Bukti Nyata Makar dan Ingin Hancurkan NKRI

Pemusnahan cabai berbakteri dari China (IST)
Pemusnahan cabai berbakteri dari China (IST)

Munculnya cabai berbakteri berbahaya asal China di Indonesia mengindikasikan upaya negeri Tirai Bambu itu menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Adanya cabai berbakteri berbahaya dari China indikasi negeri tersebut makar dan ingin hancurkan NKRI,” kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Senin (12/12).

Kata Muslim, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam acara ILC di TVOne pernah mengungkapkan bahasa bangsa ras kuning. “Panglima saja sudah mengingatkan bahasa bangsa China terhadap NKRI dan saat ini sudah nyata-nyata menjadi ancaman NKRI dengan adanya cabai berbakteri,” ungkap Muslim.

Baca juga:  Ahmad Dhani: Teroris Harusnya Cari Target Serangan ke Penista Agama Bukan Polisi yang Penjarakan Ahok

Menurut Muslim, orang-orang yang dituduh makar dan ditangkap mempunyai jiwa nasionalisme tinggi dan sudah mengingatkan bahasa China di Indonesia.

“Hatta Taliwang dengan tulisan ilmiah sudah mengingatkan bahsa China Raya justru ditangkap, para pengusaha dan penguasa yang berkolaborasi dengan taipan dan cukong menjual NKRI dibiarkan saja, ini negara aneh,” sindir Muslim.

Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno-Hatta telah memusnahkan sebanyak 1 kg benih cabai dengan bahasa Cina, 5000 tanaman cabai dan 1 kg benih bawang daun yang masuk secara ilegal ke wilayah Indonesia.

Menurut Badan Karantina Pertanian benih cabai ilegal asal China tersebut positif mengandung bakteri Erwinia Chrysanthemi, yang merupakan orgasnime pengganggu tanaman karantina (OPTK) golongan A1 atau belum ada di Indonesia dan tidak dapat diberi perlakuan apapun selain pemusnahan.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed