_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/09/","Post":"https://suaranasional.com/2017/09/24/megawati-tak-layak-dapat-gelar-dr-hc-dari-unp/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/09/24/megawati-tak-layak-dapat-gelar-dr-hc-dari-unp/a960dc560e443bdbdfcdf6f2a4336a05-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 24 September 2017
Breaking News
Home > Politik > Aktivis Malari 1974: Semua Aktivis dan Mantan Panglima TNI Ikut Demo 2 Desember 2016

Aktivis Malari 1974: Semua Aktivis dan Mantan Panglima TNI Ikut Demo 2 Desember 2016

Salim H (Aktivis Malari 1974) - SuaraNasional

Salim H (Aktivis Malari 1974) – SuaraNasional

Seluruh aktivis mahasiswa lintas generasi, mantan menteri, mantan Panglima TNI ikut demo 2 Desember 2016 meminta penista agama Islam Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera ditangkap dan masuk penjara.

Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Ahad (20/11) di Universitas Bung Karno bersama Rachmawati Soekarnoputri bersama tokoh nasional lainnya.

Kata Salim, demo 2 Desember 2016 bisa melebihi aksi 4 Desember 2016 karena diikuti kelompok lainnya seperti buruh, kaum miskin kota dan korban penggusuran penguasa DKI Jakarta.

Menurut Salim, demo 2 Desember 2016 dilakukan secara damai dan meminta aparat kepolisian tidak melarang aksi tersebut karena dijamin undang-undang.

“Kita sepakat demo dilakukan secara damai untuk mendesak Ahok segera ditangkap,” jelas Salim.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum