HUT ke-18 Gerindra Kompak Bergerak Berdampak, PPJNA 98: Pengabdian untuk Negeri

Memasuki usia ke-18 tahun, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dinilai telah menunjukkan kiprah nyata dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Umum PPJNA 98, Anto Kusumayuda, yang menegaskan bahwa perjalanan panjang Gerindra tidak lepas dari komitmen membela kepentingan rakyat serta memperjuangkan kedaulatan nasional.

Menurut Anto, momentum hari ulang tahun ke-18 ini menjadi refleksi penting atas kontribusi politik Gerindra sejak didirikan hingga kini. Ia menyebut partai yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto tersebut telah membuktikan diri sebagai kekuatan politik yang konsisten bekerja untuk kepentingan masyarakat luas.

“Di usia ke-18 ini, Partai Gerindra telah berbakti untuk negeri dan membela rakyat. Berbagai kebijakan, program, serta langkah politik yang ditempuh menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada kepentingan bangsa,” ujar Anto dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).

Ia menilai, perjalanan Gerindra bukan sekadar dinamika elektoral, tetapi juga proses panjang dalam membangun kepercayaan publik. Dari posisi awal sebagai partai oposisi hingga kini memimpin pemerintahan nasional, Gerindra disebut tetap membawa semangat perjuangan yang sama, yakni menghadirkan keadilan sosial dan kemandirian bangsa.

Baca juga:  Cabut Pagar Laut di Tangerang, PPJNA 98: Prabowo Satukan TNI AL-Rakyat Melawan Oligarki

Anto menambahkan, kepemimpinan Prabowo Subianto menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi arah perjuangan partai. Karakter kepemimpinan yang tegas namun inklusif dinilai mampu menyatukan berbagai elemen bangsa serta memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

“Gerindra tidak hanya hadir dalam kontestasi politik, tetapi juga dalam kerja nyata untuk rakyat. Hal ini terlihat dari berbagai program pembangunan, penguatan ekonomi nasional, hingga perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat kecil,” katanya.

Lebih jauh, PPJNA 98 memandang usia 18 tahun sebagai fase kedewasaan politik bagi Gerindra. Dalam fase ini, tantangan yang dihadapi tidak lagi sekadar meraih dukungan elektoral, melainkan memastikan pemerintahan berjalan efektif, adil, dan berpihak pada rakyat.

Anto menilai keberhasilan Gerindra memimpin negeri tidak lepas dari peran Sufmi Dasco Ahmad. “Sebagai Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi mampu menggerakkan Gerindra secara baik,” tegasnya.

Dasco, kata Anto juga menjaga hubungan baik legislatif dengan eksekutif. “Berbagai dinamika politik bisa diselesaikan secara baik Dasco,” ungkapnya.

Baca juga:  PPJNA 98: Pertemuan Empat Mata Prabowo–Dasco Demi Kesejahteraan Rakyat

Anto juga mengajak seluruh kader dan simpatisan Gerindra untuk menjadikan peringatan HUT ke-18 sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, memperluas pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan cita-cita pendiri bangsa tetap menjadi arah perjuangan politik.

“Ke depan, harapan rakyat semakin besar. Karena itu, Gerindra harus terus menjaga amanah, memperkuat kerja nyata, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Di tengah dinamika politik nasional dan global yang terus berubah, PPJNA 98 optimistis Gerindra mampu mempertahankan peran strategisnya. Dengan pengalaman, jaringan politik, serta dukungan publik yang kuat, partai ini diyakini dapat terus menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong kemajuan Indonesia.

Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra pun tidak sekadar seremoni, melainkan penegasan kembali komitmen perjuangan. Bagi PPJNA 98, usia 18 tahun adalah simbol kedewasaan, tanggung jawab, dan tekad untuk terus berbakti kepada negeri serta membela kepentingan rakyat Indonesia

Simak berita dan artikel lainnya di Google News